Statement Oknum EO Kontradiktif, Publik Meminta Transparan Agar Tidak Ada Kesan Bagi Bagi Angpao di Balik Panggung 

- Publisher

Kamis, 23 April 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Publik menilai event Peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke 280 Jawa Timur Terindikasi ada udang di balik event tersebut. Di lansir dari tayangan pemberitaan sebelumnya, oknum EO pengelola Event Harjakapro ke 280, area dalam alun alun kota Kraksaan “EM” mengaku Event tersebut Non APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).23/04/2026.

“Intinya event ini non APBD, ini adalah konsep pentaheli nya pemerintah dan swasta berkolaborasi. Sember pendanaan untuk mengcover kebutuhan selama 10 hari. Kegiatan ini adalah dari sponsor penjualan tenant. “katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Statement oknum EO tersebut bertolak belakang dengan data sistem apluod pengadaan barang dan jasa. Di ketahui, Disdikdaya dengan pagu anggaran sekira Rp. 100. 000.000, 00. Non tender, Belanja jasa penyelenggaraan acara (Harjakapro)- perlindungan, Pengembangan, pemanfaatan objek pemajuan kebudayaan – DAU. Serta Belanja makanan dan minuman dengan metode epucarsing sekitar Rp.34.090.000,00.

BACA JUGA :  KKT Gelar Table Top Exercise ISPS Code 2026, Perkuat Keamanan Pelabuhan dan Antisipasi Sabotase.

Tidak hanya itu, DKUPP kabupaten Probolinggo juga menganggarkan dengan pagu anggaran sekira Rp.60. 000. 000,00. Non tender, Belanja jasa penyelenggara acara untuk sub kegiatan pameran dagang Nasional. Dan Dinas Pariwisata sekira Rp. 20.996.900,00. Anggaran dari 3 OPD tersebut bersumber dari APBD.

Walaupun dalam tayangan pemberitaan sebelumnya, oknum EO pengelola Event Harjakapro ke 280 “EM” tidak membenarkan atas informasi yang beredar. perihal, tarif dugaan sewa menyewa “Wahana Sanjaya” dan Tenda tenda kerucut di area alun alun kota Kraksaan. Namun, Publik Menilai Event tersebut terindikasi di manfaatkan oleh oknum untuk meraup ke untungan pribadi.

BACA JUGA :  Terindikasi Belum Tanda Tangan Kontrak, Disdikdaya Anggarkan Harjakapro ke 280 tahun 2026

Narasumber team media, yang setiap malam nya berada di event Harjakapro ke 280. Namun, Ia meminta agar identitas nya tidak di publikasikan. Momentum tersebut diduga kuat ada oknum yang memanfaatkan demi mendapatkan ke untungan pribadi. Pasal nya selain dugaan sewa menyewa, OPD juga menggelontorkan anggaran.

“Kami sebagai warga masyarakat kabupaten Probolinggo menduga ada oknum yang memanfaatkan momentum ini. Selain dugaan sewa menyewa Wahana Sanjaya dan tenda Kerucut dengan nominal yang lumayan besar. Ternyata beberapa OPD menganggarkan juga untuk event Harjakapro ini. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Misteri Enam Jam di Makodim Sarko, Warga Merangin Keluar dengan Kondisi Mengenaskan

Aktivis asli kelahiran kabupaten Probolinggo “AD” Meminta agar OPD yang telah menggelontorkan anggaran agar supaya transparan dan terbuka untuk publik. Ia juga meminta oknum EO pengelola Event juga terbuka agar supaya tidak ada kesan bagi bagi angpao di belakang panggung.

“Anggaran yang di gelontor oleh OPD ini harus jelas dan Transparan, di peruntukan apa saja. Begitu pula, oknum EO pengelola Event, Harus terbuka untuk publik, dari sponsor dapat berapa dan untuk apa?. Hasil sewa menyewa wahana dan tenda kerucut dapat berapa dan untuk apa?. Jangan sampai ada kesan bagi bagi angpao di belakang panggung. “Tegas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Website Disdik Jabar Malfungsi Massal, Ribuan Wali Murid Terjebak ‘Prank’ Pengumuman
Publik Meminta Kemenag Kabupaten Probolinggo Intropeksi, Pakopak Sebut Ada Potensi Pelanggaran Hak Konstitusional Pegawai
pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!
Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025
Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 
Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:04 WIB

Website Disdik Jabar Malfungsi Massal, Ribuan Wali Murid Terjebak ‘Prank’ Pengumuman

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:58 WIB

Publik Meminta Kemenag Kabupaten Probolinggo Intropeksi, Pakopak Sebut Ada Potensi Pelanggaran Hak Konstitusional Pegawai

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:17 WIB

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.

Berita Terbaru

Berita Utama

Pengusaha Roti Mengaku Kapok Jadi Mitra Dapur MBG

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:06 WIB

Hukum

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:46 WIB