SUARA UTAMA, Makassar – Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang mengimbau seluruh sekolah di Sulawesi Selatan untuk segera bergerak menerapkan Program Adiwiyata, SD Inpres Maccini Sombala menunjukkan komitmennya dengan melakukan berbagai pembenahan dan penguatan program sekolah.
Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Selatan menegaskan bahwa seluruh satuan pendidikan harus mulai berbenah dan bergerak menuju sekolah yang peduli serta berbudaya lingkungan. Program Adiwiyata sendiri berlandaskan lima norma dasar, yakni kebersamaan, keterbukaan, kesetaraan, kejujuran, serta keadilan dan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta sumber daya alam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kelima prinsip tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Karena itu, seluruh sekolah di Sulawesi Selatan didorong untuk tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga pada pembangunan karakter peserta didik melalui kepedulian terhadap lingkungan.
Menindaklanjuti imbauan tersebut, SD Inpres Maccini Sombala yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Agustina Katinro, bersama seluruh tenaga pendidik dan staf sekolah langsung melakukan berbagai langkah pembenahan.
Sekolah yang sebelumnya dikenal memiliki keterbatasan sarana dan prasarana kini terus bertransformasi menjadi sekolah yang lebih tertata, bersih, dan nyaman. Kondisi ruang belajar yang dahulu sangat terbatas serta beberapa fasilitas yang memerlukan perhatian serius kini mulai mendapatkan penanganan secara bertahap.
Menurut Agustina Katinro, perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjadikan sekolah lebih siap menghadapi berbagai program pemerintah yang saat ini sedang berjalan.
“Tidak ada waktu untuk diam. Semua sekolah harus bergerak. Kami bersama seluruh jajaran terus melakukan pembenahan agar SD Inpres Maccini Sombala mampu memenuhi berbagai indikator program pemerintah yang saat ini sedang diprioritaskan,” ujarnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya.
Agustina menjelaskan, selama lebih dari empat tahun memimpin sekolah tersebut, berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan. Salah satu capaian penting adalah keberhasilan memperoleh bantuan renovasi sekolah melalui Kementerian Pendidikan yang difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Program renovasi tersebut direncanakan mulai dilaksanakan pada Juli hingga Desember 2026. Renovasi diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan representatif bagi seluruh peserta didik.
Selain fokus pada pembangunan fisik, sekolah juga tengah mempersiapkan diri menghadapi tiga program utama pemerintah yang saat ini menjadi perhatian berbagai instansi.
Program pertama adalah Perpustakaan Ramah Anak, sebuah program dari Kementerian Pendidikan yang bertujuan meningkatkan budaya literasi di kalangan peserta didik. Program ini dipantau secara berkelanjutan sepanjang Januari hingga Desember 2026 dengan berbagai indikator penilaian yang harus dipenuhi oleh sekolah.
Melalui program tersebut, SD Inpres Maccini Sombala terus memperkuat fasilitas perpustakaan, meningkatkan koleksi bacaan, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan bagi siswa.
Program kedua adalah penguatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) yang merupakan bagian dari program Sekolah Sehat yang didukung oleh Kementerian Kesehatan. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat sekaligus melahirkan dokter-dokter kecil yang dapat menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
Dalam pelaksanaannya, tim dari instansi terkait secara berkala melakukan pemantauan dan kunjungan ke sekolah untuk melihat kesiapan fasilitas UKS, kebersihan lingkungan, serta keterlibatan peserta didik dalam program kesehatan sekolah.
Program ketiga berkaitan dengan pembinaan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan melalui implementasi Program Adiwiyata. Sekolah-sekolah yang memiliki komitmen untuk maju dan mandiri akan mendapatkan perhatian khusus dalam proses pembinaan dan penilaian.
Karena itu, berbagai langkah terus dilakukan oleh SD Inpres Maccini Sombala, mulai dari penataan lingkungan sekolah, pengelolaan kebersihan, penghijauan, hingga penguatan budaya peduli lingkungan kepada seluruh warga sekolah.
Agustina menegaskan bahwa keberhasilan sebuah sekolah tidak hanya diukur dari prestasi akademik semata, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lingkungan yang sehat, aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
“Kami optimistis SD Inpres Maccini Sombala mampu menjadi sekolah yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Dengan dukungan pemerintah, guru, orang tua, dan masyarakat, kami yakin sekolah ini dapat berkembang menjadi sekolah yang memenuhi standar program Adiwiyata, Sekolah Sehat, dan Perpustakaan Ramah Anak,” tuturnya.
Semangat perubahan yang ditunjukkan oleh SD Inpres Maccini Sombala menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkembang. Melalui kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh warga sekolah, berbagai program pemerintah dapat dijalankan secara optimal demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang berkualitas bagi generasi masa depan.











Komentar
Silakan login untuk berkomentar.