Menkum Terima Langsung Aduan Dugaan Pelanggaran Notaris, Pastikan Proses Sesuai Hukum*

- Publisher

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA – Jakarta. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menerima langsung pengaduan masyarakat terkait dugaan pelanggaran jabatan notaris. Pertemuan itu berlangsung dalam program “PASTI Ada Solusi” di Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Pengadu bernama Julia Subintoro mempersoalkan penanganan terhadap Notaris Fardian, S.H. Majelis Pengawas Wilayah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya memutuskan notaris tersebut telah menjalankan tugas sesuai Undang-Undang Jabatan Notaris. Tidak puas, Julia mengajukan banding ke Majelis Pengawas Pusat.

BACA JUGA :  Klarifikasi Mantan Kepala Puskesmas Simpang Limbur: Anggaran PMT, Serah Terima Jabatan, Ambulans, dan Barang Pribadi

Supratman menegaskan, setiap pemeriksaan terhadap notaris harus berjalan profesional dan berdasar peraturan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kementerian Hukum berkomitmen memberikan kepastian hukum kepada seluruh pihak. Setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku, dengan menjunjung tinggi asas keadilan, transparansi, dan akuntabilitas,” kata Supratman.

Ia merujuk Pasal 30 Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 15 Tahun 2020. Disebutkan, pemeriksaan banding oleh Majelis Pengawas Pusat hanya bisa dilakukan jika seluruh dokumen dari Majelis Pengawas Wilayah telah diterima lengkap. Dokumen itu meliputi laporan pengaduan, berita acara pemeriksaan, rekomendasi, putusan, memori banding, kontra memori, dan alat bukti.

BACA JUGA :  Viral! Dugaan Aktivitas Dompeng di Tengah Kota Bangko Disorot Publik, Warga Khawatir Anak-Anak Jadi Korban

Hingga saat ini, kata Supratman, berkas administrasi syarat pemeriksaan banding belum diterima lengkap oleh Majelis Pengawas Pusat. Karena itu proses pemeriksaan belum dapat dilanjutkan.

BACA JUGA :  Klarifikasi di Hadapan Puluhan Wartawan, Kepala Bulog Merangin Minta Maaf dan Telusuri Dugaan Beras Bansos Kurang Timbangan

Untuk mempercepat, ia menginstruksikan jajaran terkait memperkuat koordinasi agar kelengkapan administrasi segera dipenuhi. “Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai koridor hukum. Hak masyarakat untuk memperoleh kepastian hukum harus tetap terlindungi,” ujarnya.

Melalui program “PASTI Ada Solusi”, Kementerian Hukum membuka ruang dialog langsung dengan masyarakat. Program itu ditujukan sebagai sarana penyelesaian persoalan hukum secara transparan dan akuntabel.

 

—

Penulis : Arman Pramana Sulu

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp