lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan

Polemik Sound Horeg, Pernyataan “Goblok” dan Sorotan Etika Karnaval di Malang Raya

- Publisher

Kamis, 10 September 2026 - 11:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Penulis, Rahmat Rahman (nama hijrah Andre Hariyanto saat menimba ilmu di Pondok Pesantren).

FOTO: Penulis, Rahmat Rahman (nama hijrah Andre Hariyanto saat menimba ilmu di Pondok Pesantren).

SUARA UTAMA, Jakarta – Perdebatan mengenai fenomena musik sound horeg kembali menjadi perhatian publik. Perbedaan pandangan antara pelaku usaha sound horeg dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mencuat dalam siaran TVOne, Selasa (8/9/2026).

Lowongan Wartawan dan Jurnalis Media Online Nasional 2026
Lowongan Wartawan dan Jurnalis Media Online Nasional 2026

Dalam siaran tersebut, pengusaha sound horeg Setyo Budi Mularso menyampaikan kritik keras terhadap sikap MUI Jawa Timur terkait imbauan dan fatwa haram sound horeg. Bahkan, dalam pernyataannya, Setyo menyebut sikap MUI Jatim sebagai sebuah “kegoblokan MUI”. Pernyataan tersebut kemudian mendapat teguran dari pembawa acara karena dinilai menggunakan bahasa yang tidak santun.

Ketua Fatwa MUI Jawa Timur KH Ma’ruf Khozin menanggapi kritik tersebut dengan menjelaskan bahwa sikap MUI didasarkan pada berbagai kondisi yang ditemukan di lapangan. Menurutnya, persoalan sound horeg tidak semata-mata mengenai musik dan hiburan, tetapi juga berkaitan dengan sejumlah praktik yang dinilai bertentangan dengan norma agama dan kesusilaan.

MUI Jatim menyoroti antara lain adanya kegiatan sound horeg yang disertai tarian erotis hingga konsumsi minuman keras. Karena itu, MUI menilai fenomena tersebut perlu dilihat secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi hiburan dan ekonomi.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi SUARA UTAMA sekaligus Founder Yayasan Suara Utama Indonesia Andre Hariyanto menilai fenomena karnaval atau sound horeg di sejumlah daerah juga perlu mendapat perhatian dari sisi etika dan dampak sosial.

BACA JUGA :  SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

“Pada kenyataannya, karnaval atau sound horeg di Malang Raya banyak memperlihatkan hal-hal negatif daripada positif. Salah satu yang menjadi perhatian adalah adanya kejadian dalam karnaval sound horeg yang baru-baru ini berlangsung di Malang Raya, ketika ada orang yang sampai tiduran dan duduk di area makam,” ujar Bang AR, demikian panggilan akrabnya di sosial media.

Menurutnya, makam seharusnya menjadi tempat untuk berdoa, mengenang, dan menghormati orang yang telah meninggal dunia, bukan dijadikan tempat menonton pertunjukan sound horeg.

Andre menegaskan, kritik terhadap fenomena sound horeg tidak berarti menolak kreativitas masyarakat maupun keberadaan pelaku usaha. Namun, kegiatan hiburan tetap perlu memperhatikan batas kepatutan, ketertiban, norma agama, serta penghormatan terhadap lingkungan dan tempat-tempat yang memiliki nilai sakral.

BACA JUGA :  Puluhan Dompeng Rakit Gegerkan Tanjung Lamin, Warga Sebut Oknum BPD dan RT Terlibat PETI: “Jangan Hanya Imbauan!”

“Silakan berkarya dan mengembangkan usaha, tetapi jangan sampai hiburan menghilangkan adab dan rasa hormat terhadap orang lain maupun tempat yang seharusnya dihormati,” tegas Pembina Yayasan Suara Utama Indonesia (YSUI).

Penulis : Andre Hariyanto

Editor : Zahwa Qarira Nazhira

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi
SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas
Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi
Patut Diapresiasi, PARAKSA Selain Berdampak Positif Bagi UMKM dan PKL, Juga Berkontribusi ke PAD Kabupaten Probolinggo 
Camat Tiris Panggil Oknum Bendahara Desa Racek, Warga Buka Suara Awal Terbongkar Nya Dugaan Poligami Ilegal 
PETI Mengancam Sungai dan Permukiman Tanjung Lamin, Polda Jambi Diminta Turun Tangan
Menkum Supratman, AI dan Teknologi Digital Tak Boleh Gerus Nilai Ekonomi Karya Jurnalistik
Satpolairud Polres Lamongan Bantu Evakuasi Jenazah ABK KM Mayangsari II yang Meninggal Dunia di Perairan Masalembo
Berita ini 75 kali dibaca
MUI Jatim Tegaskan Sikap soal Fenomena Sound Horeg

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Video Dugaan Pelanggaran Kebersihan di Gudang Beras Bulog Merangin Beredar, Aktivis Desak Klarifikasi dan Evaluasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:27 WIB

SMPN 14 Denpasar bersama Unud Kembangkan Kantin Hijau untuk Tekan Sampah Makanan dan Risiko Obesitas

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kalapas Bangko Tinjau Aset Tanah, Siapkan Pengembangan Sarana Asimilasi dan Edukasi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Patut Diapresiasi, PARAKSA Selain Berdampak Positif Bagi UMKM dan PKL, Juga Berkontribusi ke PAD Kabupaten Probolinggo 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:42 WIB

Camat Tiris Panggil Oknum Bendahara Desa Racek, Warga Buka Suara Awal Terbongkar Nya Dugaan Poligami Ilegal 

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/