Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

- Publisher

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, PANDEGLANG, 14 September 2026 — Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap 5 jurnalis, 1 kapten kapal, 1 ABK, dan 1 local guide yang hilang kontak saat menggunakan Kapal Aruptadhatu 1 sejak 7 September 2026.

 

Dalam konferensi pers Tim SAR Gabungan yang digelar di Pandeglang, Senin (14/9/2026), Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad dan Gubernur Banten Andrasoni turut menyampaikan perkembangan terbaru operasi pencarian. Hingga pencarian lanjutan dilakukan, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun delapan orang yang masih dinyatakan hilang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, sejumlah barang yang ditemukan Tim SAR pada 13 September 2026 telah dilakukan pemeriksaan dan identifikasi oleh pihak kepolisian.

 

Barang tersebut berupa tiga life jacket berwarna oranye, satu galon air mineral, dan dua buah terpal. Namun, berdasarkan hasil identifikasi, seluruh barang tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Kapal Aruptadhatu 01.

BACA JUGA :  Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek - KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka

“Dari hasil pemeriksaan dan identifikasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, barang-barang yang ditemukan pada 13 September tersebut tidak ada kaitannya dengan Kapal Aruptadhatu 1 dan bukan merupakan barang milik rombongan yang saat ini masih dalam pencarian,” kata Kombes Pol. Maruli.

 

Dengan hasil identifikasi tersebut, temuan barang pada pencarian sebelumnya belum memberikan petunjuk baru mengenai keberadaan kapal maupun delapan orang yang menjadi sasaran operasi pencarian.

 

Di sisi lain, perkembangan pencarian juga datang dari wilayah Bengkulu. Tim SAR setempat dilaporkan menemukan sesosok mayat laki-laki di Pulau Enggano. Jenazah tersebut diperkirakan memiliki tinggi badan sekitar 150 sentimeter dengan usia di atas 50 tahun.

 

Meski demikian, pihak SAR belum dapat memastikan identitas jenazah tersebut maupun mengaitkannya dengan rombongan Kapal Aruptadhatu 01. Kondisi wajah jenazah yang mengalami kerusakan membuat identifikasi secara visual belum dapat dilakukan.

 

Kombes Pol. Maruli menegaskan bahwa proses identifikasi masih berlangsung dan pihak berwenang tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum terdapat hasil pemeriksaan yang valid.

BACA JUGA :  Puncak Acara Hari Tani: Pelantikan 7 Juta Relawan Tani Indonesia

 

“Untuk jenazah yang ditemukan di wilayah Bengkulu, sampai saat ini belum bisa dipastikan apakah merupakan bagian dari rombongan yang hilang atau bukan. Kondisi wajah yang sudah tidak dapat dikenali membuat proses identifikasi harus dilakukan melalui pemeriksaan lebih lanjut, termasuk pencocokan DNA,” jelasnya.

 

Pencocokan DNA akan dilakukan dengan data pembanding dari keluarga delapan orang yang masih dinyatakan hilang. Langkah tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan identitas jenazah secara akurat.

 

Sementara itu, operasi pencarian di wilayah perairan yang menjadi fokus Tim SAR Gabungan masih terus dilakukan. Berbagai unsur terkait tetap dikerahkan untuk menyisir wilayah yang dinilai memiliki kemungkinan memberikan petunjuk mengenai keberadaan Kapal Aruptadhatu 01.

 

Gubernur Banten Andrasoni menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama unsur SAR Gabungan terus melakukan koordinasi untuk memastikan operasi pencarian dapat dilanjutkan secara optimal.

BACA JUGA :  Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Timur

 

“Kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat. Upaya pencarian akan tetap dilakukan secara maksimal dan kami terus berkomunikasi untuk perpanjangan masa operasi pencarian selama tiga hari ke depan,” ujar Andrasoni.

 

Perpanjangan masa operasi tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi Tim SAR Gabungan untuk kembali mengoptimalkan seluruh metode pencarian serta menindaklanjuti setiap informasi maupun temuan yang berpotensi berkaitan dengan keberadaan para korban.

 

Hingga Senin (14/9/2026), belum ditemukan tanda-tanda keberadaan Kapal Aruptadhatu 01 maupun delapan orang yang berada di dalamnya. Tim SAR Gabungan memastikan pencarian tetap dilaksanakan dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi dan pemeriksaan setiap temuan secara cermat.

 

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan selama masa perpanjangan, dengan harapan keberadaan delapan orang yang hingga kini masih belum diketahui dapat segera ditemukan dan seluruh keluarga memperoleh kepastian.

Penulis : IdGunadi Turtusi

Editor : IdGunadi Turtusi

Sumber Berita: Tim SAR Gabungan

Berita Terkait

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
BREAKING NEWS: Dugaan Pencurian Buah Sawit Gegerkan Warga Koto Baru, Tabir Lintas
Tingkatkan Literasi Warga Binaan, Lapas Bangko Gandeng PKBM ADS Tunas Mulia
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp