lk21slot777slot777slottoto 4dslot thailandslotslot gacor hari inislot gacorslot gacorslot thailandzonawin777zonawin777zonawin777slot777link slot gacor hari inizonawin777slot777slot gacorslot gacorslotzonawin777slot thailandslot gacorslot thailandslot thailandslot thailandsitus totositus totozonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777Zonawin777tempur777slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacoratatotoatatotototo 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtoto 4dtogel 4dtogel 4datatotototo 4dtoto 4dtoto 4datatotototo 4dtoto 4d

Ketua STAI Samarinda: Akreditasi Program Studi Bukan Sekadar Formalitas, Ini Kewajiban Hukum

- Publisher

Rabu, 10 Juni 2026 - 05:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA – SAMARINDA. Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Samarinda baru saja menjalani asesmen lapangan akreditasi Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) yang dilaksanakan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan (LAMDIK) pada 2–3 Juni 2026. Momentum ini menjadi kesempatan bagi Ketua STAI Samarinda, Fardy Iskandar, S.H., M.H., untuk menegaskan pandangan hukumnya: akreditasi bukan urusan administratif semata — melainkan kewajiban hukum yang diatur tegas dalam perundang-undangan nasional.


Negara Mengatur, Bukan Sekadar Menganjurkan

Fardy menunjuk Pasal 55 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi sebagai pijakan utama. Pasal tersebut menegaskan bahwa akreditasi merupakan kegiatan penilaian untuk menentukan kelayakan program studi dan perguruan tinggi berdasarkan kriteria yang mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

“Akreditasi adalah bentuk pengakuan negara terhadap kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi. Bukan pilihan, bukan anjuran — ini kewajiban yang memiliki konsekuensi hukum,” tegas Fardy di sela kegiatan asesmen lapangan STAI Samarinda.

Ketentuan itu diperkuat oleh Pasal 60 undang-undang yang sama, yang menegaskan bahwa ijazah, gelar akademik, dan seluruh proses pendidikan tinggi harus diselenggarakan oleh program studi yang sah dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan negara. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi turut mengukuhkan bahwa akreditasi merupakan bagian integral dari sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi secara nasional.


Akibat Hukum yang Nyata bagi Mahasiswa

Dari perspektif hukum administrasi negara, Fardy menjelaskan bahwa hasil akreditasi yang ditetapkan oleh lembaga berwenang, baik BAN-PT maupun Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) seperti LAMDIK yang saat ini menilai program studi PGMI STAI Samarinda merupakan keputusan administratif yang memiliki akibat hukum langsung.

Akibat hukum itu tidak abstrak. Status akreditasi menentukan banyak hal: izin pembukaan program studi baru, pengajuan kenaikan jabatan akademik dosen, kuota penerimaan mahasiswa, akses beasiswa, hingga pengakuan lulusan di dunia kerja.

BACA JUGA :  Diduga Tipu Korban dengan Modus Lelang Kendaraan Dinas, PNS di Merangin Dicokok Polisi

“Ketika sebuah program studi tidak memiliki status akreditasi yang sah, yang paling dirugikan adalah mahasiswanya. Ijazah mereka bisa dipertanyakan, peluang kerja mereka bisa terhambat, dan hak mereka atas pendidikan berkualitas tidak terpenuhi,” ujar Fardy.


Budaya Mutu, Bukan Sekadar Rutinitas Berkala

Fardy menekankan bahwa perguruan tinggi yang serius tidak seharusnya memandang akreditasi sebagai beban yang diselesaikan sesaat sebelum tenggat. Sebagai pemimpin institusi yang baru saja melewati proses asesmen lapangan, ia berbicara dari pengalaman langsung.

“Sistem penjaminan mutu internal harus dibangun secara berkelanjutan, bukan dipersiapkan dadakan menjelang proses akreditasi. Institusi yang benar-benar serius terhadap mutu tidak akan kelabakan saat jadwal asesmen tiba,” tegasnya.

Asesmen lapangan yang berlangsung di STAI Samarinda dihadiri langsung oleh dua asesor dari LAMDIK, yakni Dr. Heri Maria Zulfiati, S.Pd., M.Pd., MCE., MCF. dan Dr. Mardhatillah, M.Pd. Kehadiran tim asesor tersebut menjadi bukti nyata bahwa proses penjaminan mutu yang selama ini dibangun STAI Samarinda telah sampai pada tahap evaluasi eksternal yang menentukan.

BACA JUGA :  Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Timur

Fardy mendorong seluruh perguruan tinggi dan program studi di Indonesia untuk menjadikan akreditasi sebagai bagian dari budaya mutu institusi bukan sekadar rutinitas administratif demi mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.

“Akreditasi bukan tentang lolos atau tidak lolos penilaian. Akreditasi adalah cermin dari seberapa serius sebuah institusi mengemban kepercayaan publik,” pungkasnya. (*/red)


Fardy Iskandar, S.H., M.H. adalah Ketua STAI Samarinda dan praktisi hukum yang aktif mengkaji isu-isu hukum pendidikan tinggi di Indonesia.

Berita Terkait

Banding JPU Dikabulkan, Terdakwa Kasus Renah Alai Divonis 6 Bulan; Kejari Siapkan Eksekusi ke Lapas Bangko
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Merasa Dianiaya Saat Menagih Barang, Jawariah Laporkan Safrizal ke Polsek Tabir
Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Timur
PPA APSI Kaltim Batch 2 Tahun 2026: Fardy Iskandar Paparkan Teknik Penyelesaian Sengketa Persaingan Usaha
Sengketa Pemilu Kerap Kalah di Tenggat, Roszi Krissandi Bekali Calon Advokat di PPA APSI
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Vonis Ringan Terhadap Terdakwa Pemalsuan SK ASN di Gresik
Berita ini 79 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:10 WIB

Banding JPU Dikabulkan, Terdakwa Kasus Renah Alai Divonis 6 Bulan; Kejari Siapkan Eksekusi ke Lapas Bangko

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Merasa Dianiaya Saat Menagih Barang, Jawariah Laporkan Safrizal ke Polsek Tabir

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Timur

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:07 WIB

PPA APSI Kaltim Batch 2 Tahun 2026: Fardy Iskandar Paparkan Teknik Penyelesaian Sengketa Persaingan Usaha

Berita Terbaru

Berita Utama

Uskup Timika Resmikan Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:08 WIB

https://mancingjitu.com/