PETI Diduga Milik Jayak Kian Merajalela di Tanjung Benuang, Warga Tagih Ketegasan APH

- Publisher

Sabtu, 25 Juli 2026 - 08:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Tanjung Benuang, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin, kembali menjadi sorotan. Berdasarkan informasi yang dihimpun media di lapangan, warga menyebut aktivitas PETI yang menggunakan alat berat excavator di wilayah C1 diduga dikuasai oleh seorang warga setempat bernama Jayak.

Sejumlah warga yang ditemui di lokasi mengaku aktivitas PETI tersebut telah berlangsung cukup lama dan dinilai telah menyebabkan kerusakan lingkungan.

“Iya Bang, dompeng-dompeng yang menggunakan alat berat dan memporak-porandakan alam di Tanjung Benuang ini milik Jayak. Dia bukan orang baru di dunia PETI, sudah puluhan tahun bergerak di aktivitas itu, namun sampai sekarang aman-aman saja,” ujar salah seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Warga menduga aktivitas PETI tersebut seolah tidak tersentuh aparat penegak hukum meski lokasinya mudah dijangkau dan berada tidak jauh dari permukiman masyarakat.

“Saya juga heran, sudah berpindah-pindah lokasi tapi tidak pernah tersentuh hukum. Padahal aktivitasnya terang-terangan dan mudah ditemukan,” tambah warga tersebut.

Sementara itu, warga lainnya yang berinisial ZF mengaku sangat prihatin melihat kondisi lingkungan yang semakin rusak akibat maraknya aktivitas PETI.

BACA JUGA :  Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

“Kami sangat miris melihat alam yang porak-poranda akibat aktivitas PETI yang terus merajalela tanpa memikirkan dampak terhadap lingkungan. Kami meminta Polres Merangin dan Polda Jambi segera turun ke lokasi dan menindak para pelaku tanpa pandang bulu. Kalau memang ada pihak-pihak yang membekingi, harus diusut dan dituntaskan tanpa takut terhadap backing maupun aksi premanisme,” tegas ZF.

Menurutnya, masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk menghentikan aktivitas PETI yang disebut-sebut masih beroperasi di Desa Tanjung Benuang.

Untuk diketahui, belum lama ini tim dari Mabes Polri dikabarkan sempat melakukan penindakan terhadap aktivitas PETI di wilayah Kabupaten Merangin, tepatnya di Desa Tanjung Putus. Namun, operasi tersebut dikabarkan mendapat penolakan dari sejumlah warga. Selain itu, beredar informasi adanya atensi dari Polda Jambi kepada Polres Merangin untuk melakukan penertiban aktivitas PETI di wilayah hukumnya.

BACA JUGA :  Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan

Hingga berita ini diterbitkan, media belum memperoleh konfirmasi dari pihak yang disebutkan oleh warga maupun dari aparat penegak hukum terkait dugaan tersebut. Media juga masih berupaya meminta klarifikasi kepada Jayak serta pihak Polres Merangin dan Polda Jambi guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tak Terima Lahan Dikuasai Pihak Lain, Ahli Waris Amer Husin di Kelurahan Mampun Siap Seret Merry-Tomy ke Ranah Hukum
PFII Dinilai Jadi Solusi Pembiayaan Daerah, SMSI Dorong Sinergi Percepat Penerbitan Obligasi Daerah
Tarif Merek UMKM Tak Naik, Pencatatan Hak Cipta Lagu Gratis Mulai Agustus 2026
Ketua Umum FOR SANTRI Kukuhkan Pengurus Subkorwil V Jawa Timur di Kota Batu
Tanah untuk Rakyat, Bukan Oligarki : MPR RI Tegaskan Urgensi Pengesahan RUU Masyarakat Adat
AMAN Majene Dorong Penetapan Hutan Adat, Tiga Komunitas Adat Resmi Ajukan Usulan ke Kementerian Kehutanan
Peringatan HAN Ke-42 di Lapas Bangko Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Anak
Ayo Gabung! Persatuan Kelana Alam Indonesia Buka Open Recruitment Kepengurusan Tahun 2026
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:59 WIB

Tak Terima Lahan Dikuasai Pihak Lain, Ahli Waris Amer Husin di Kelurahan Mampun Siap Seret Merry-Tomy ke Ranah Hukum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:26 WIB

PFII Dinilai Jadi Solusi Pembiayaan Daerah, SMSI Dorong Sinergi Percepat Penerbitan Obligasi Daerah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:38 WIB

Tarif Merek UMKM Tak Naik, Pencatatan Hak Cipta Lagu Gratis Mulai Agustus 2026

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:48 WIB

Ketua Umum FOR SANTRI Kukuhkan Pengurus Subkorwil V Jawa Timur di Kota Batu

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:09 WIB

Tanah untuk Rakyat, Bukan Oligarki : MPR RI Tegaskan Urgensi Pengesahan RUU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

FOTO: Momen Penulis Mas Andre Hariyanto bersama sahabat santri Pesantren Bisnis Indonesia Malang Raya (Dok. Internal/SUARA UTAMA)

Artikel

Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong

Sabtu, 25 Jul 2026 - 11:55 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand