Kelangkaan Pertalite dan Solar di Banjar Kalsel, Berlanjut

- Publisher

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Lokasi SPBU di jalan Ahmad Yani, desa Sungai Papuyu, kecamatan Astambul, kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, km.47 milik PT. Borneo Anugerah Insanindo, Rabu  10 Juni 2026 (Ahmad Arbani/SUARA UTAMA)

FOTO: Lokasi SPBU di jalan Ahmad Yani, desa Sungai Papuyu, kecamatan Astambul, kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, km.47 milik PT. Borneo Anugerah Insanindo, Rabu 10 Juni 2026 (Ahmad Arbani/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Simpang Empat – Kelangkaan dua jenis Bahan Bakar Minyak (BBM), Pertalite dan Solar, masih terus berlanjut, pasalnya, dari pantauan langsung wartawan Suara Utama saat investigasi dilokasi, melaporkan, disejumlah titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), sejak sekitar pukul 10.00 Wita, waktu setempat, Rabu (10/06/2026), sepanjang jalan Ahmad Yani, wilayah kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan sudah kosong.

Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Tidak tersedianya BBM tersebut, mulai keluar wilayah Martapura, dimulai dari Astambul menuju arah Hulu Sungai, disemua SPBU memberitahukan dengan papan plang terpampang, berisi kalimat “SOLAR HABIS, PERTALITE HABIS Masih Menunggu Pengiriman” demikian kalimatnya

Seorang direktur salah satu SPBU, PT. Borneo Anugerah Insanindo, berada di km. 47, desa Sungai Papuyu, kecamatan Astambul, Muhammad Mukhlis saat dilokasi, dihadapan banyaknya antrian, dump truk dan kendaraan roda empat lainnya yang memenuhi halaman SPBU, saat ditemui media ini mengatakan, SPBU yang dipimpinnya, tidak ada masalah dengan stok, masih seperti biasa.

“hanya saja ada kendala dalam pengisian, karena terjadi gangguan tehnis yang membuat operasi semuanya harus dihentikan, putusnya kabel internet, sejak pukul 12.00 wita, tidak bisa berjualan, karena secara offline tidak bisa dijual” jelas Mukhlis.

Sementara untuk stok BBM yang tersedia di SPBU ini, semuanya masih lengkap, termasuk solar dan pertalite. Tapi tidak menutup kemungkinan juga, jika tidak ada kendala tehnis, disini sudah ikut habis, karena semua SPBU disekitarnya, sudah kosong, otomatis, semua pembeli akan mengisi kesini, imbuhnya.

BACA JUGA :  Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Mukhlis pengelola SPBU bernomor register 63.706.01 yang didampingi bagian pengawas SPBU ini, Doni, menjelaskan, pihak Pertamina selalu mengatur jadwal dan suplai, sesuai kebutuhan di masing-masing SPBU. “Misalnya disalah satu SPBU, jenis pertalite penjualannya sedikit atau jarang memesan, otomatis Pertamina akan mengurangi jatah di SPBU tersebut, sebaliknya, jika jatah yang dikirim Pertamina selalu terjual habis, mereka akan mengirim lagi, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat” katanya.

BACA JUGA :  Kembali terjadi kebakaran dijalan Poros labanan, teluk bayur.

Meski demikian, tambah Mukhlis, jatah yang dikirimkan pihak Pertamina ini juga sudah dibatasi oleh kuota masing-masing SPBU, tidak mungkin ditambah dan setiap hari Pertamina meminta data stok, apakah habis atau masih ada.

Informasi yang berhasil dihimpun dan dari sumber yang dapat dipercaya menyebutkan, untuk SPBU yang berada diwilayah kabupaten Tapin, mengenai kosongnya pertalite dan solar ini, sudah ditindak lanjuti oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) propinsi Kalsel, sejak pekan lalu, karena banyaknya aduan masyarakat, perihal masih banyaknya kekurangan BBM bersubsidi tersebut.

Penulis : Ahmad Arbani

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

GOR SMKN 6 Disewakan
pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!
Bapelkum Bitung dan BNNK Perkuat Sinergi, Bahas Persiapan Penandatanganan PKS
Aliansi Masyarakat Karawang Jabar Menuntut Ketegasan Pemkab Menutup TNM
Pertalite dan Solar Langka di Banjar Kalsel, Namun Masih Banyak Dijual Eceran
Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Penertiban Pedagang di Tanjung Bunga
Sorotan untuk Kopdes
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:21 WIB

Kelangkaan Pertalite dan Solar di Banjar Kalsel, Berlanjut

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:23 WIB

GOR SMKN 6 Disewakan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:17 WIB

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:18 WIB

Aliansi Masyarakat Karawang Jabar Menuntut Ketegasan Pemkab Menutup TNM

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:54 WIB

Pertalite dan Solar Langka di Banjar Kalsel, Namun Masih Banyak Dijual Eceran

Berita Terbaru

FOTO: Lokasi SPBU di jalan Ahmad Yani, desa Sungai Papuyu, kecamatan Astambul, kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, km.47 milik PT. Borneo Anugerah Insanindo, Rabu  10 Juni 2026 (Ahmad Arbani/SUARA UTAMA)

Berita Utama

Kelangkaan Pertalite dan Solar di Banjar Kalsel, Berlanjut

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:21 WIB

Berita Utama

GOR SMKN 6 Disewakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 09:23 WIB