KKT Gelar Table Top Exercise ISPS Code 2026, Perkuat Keamanan Pelabuhan dan Antisipasi Sabotase.

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMABERAU.- BALIKPAPAN Rabu 13 Mei 2026 – PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) terus memperkuat sistem keamanan pelabuhan untuk menjaga kelancaran aktivitas logistik di Kalimantan Timur. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Table Top Exercise International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code Tahun 2026 yang digelar di fasilitas pelabuhan PT Kaltim Kariangau Terminal, Balikpapan, Rabu (13/5).

Simulasi ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memastikan kesiapsiagaan sistem keamanan pelabuhan berjalan optimal sesuai ketentuan nasional maupun internasional.

Kegiatan tersebut mengusung skenario penanganan sabotase dan upaya penguasaan kapal petikemas oleh orang tidak dikenal menggunakan speed boat. Simulasi ini menjadi bagian penting dalam menguji kesiapsiagaan seluruh unsur pengamanan pelabuhan dalam menghadapi ancaman keamanan maritim yang berpotensi mengganggu aktivitas kepelabuhanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal, Enriany Muis, mengatakan pelaksanaan Table Top Exercise tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan implementasi sistem keamanan pelabuhan atau ISPS Code berjalan efektif sesuai standar nasional maupun internasional.

BACA JUGA :  Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam

Menurutnya, kegiatan tersebut juga berkaitan dengan proses verifikasi pembaruan keamanan fasilitas pelabuhan, termasuk proses verifikasi keamanan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjamin keamanan dan keselamatan aktivitas kepelabuhanan di PT Kaltim Kariangau Terminal serta memastikan implementasi ISPS Code berjalan secara efektif,” ujar Enriany Muis.

Dalam simulasi tersebut, sejumlah pihak dilibatkan mulai dari Port Facility Security Officer (PFSO), Deputy PFSO, Security Control Room, patroli keamanan, kru kapal, hingga instansi eksternal seperti KSOP Kelas I Balikpapan, BKI, Polairud, Polsek KP3 Semayang, dan TNI AL Balikpapan.

Melalui keterlibatan lintas instansi tersebut, perusahaan ingin memastikan koordinasi penanganan keadaan darurat dapat berjalan cepat dan terintegrasi apabila terjadi ancaman nyata di kawasan pelabuhan.

BACA JUGA :  Kepala Disnakertrans Berau. Masyarakat lokal Sulitan Dapat Kerja, Justru Terbuka Untuk Tenaga Kerja luar Daerah.

Enriany menjelaskan, kegiatan Table Top Exercise tidak hanya bertujuan menguji prosedur keamanan, tetapi juga menyamakan persepsi dan pola penanganan antarunit terkait dalam pengambilan keputusan pada situasi kritis.

“Harapan kami melalui kegiatan ini adalah terciptanya kesamaan persepsi dan pola penanganan antarunit terkait, sekaligus meningkatkan koordinasi dan pengambilan keputusan apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan,” katanya.

Ia menambahkan, keamanan pelabuhan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus logistik dan iklim investasi daerah. Sebagai salah satu terminal strategis di Kalimantan Timur, KKT memiliki peran penting dalam mendukung distribusi barang, aktivitas industri, hingga konektivitas perdagangan regional.

Karena itu, penerapan Port Facility Security Plan (PFSP) harus dipastikan berjalan optimal dan dipahami oleh seluruh pihak yang terlibat dalam operasional pelabuhan.

“Melalui Table Top Exercise ini, kami berharap implementasi Port Facility Security Plan yang telah disusun bersama dapat berjalan optimal dan dipahami oleh seluruh pihak terkait,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Terkesan Anti Kritik dan Alergi, Oknum Kepala DPMD kabupaten Probolinggo Diduga Blokir Nomor Whatsap Kabiro Media Online 

Dalam dokumen skenario pelaksanaan Table Top Exercise yang disusun perusahaan, kegiatan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang perubahan ketiga atas Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, serta Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Pelayaran.

Melalui kegiatan ini, KKT berharap sistem keamanan pelabuhan semakin kuat, responsif, dan mampu menghadapi berbagai ancaman di sektor maritim modern. Penguatan sistem keamanan dinilai tidak hanya penting bagi keselamatan operasional, tetapi juga berdampak langsung terhadap kepercayaan pengguna jasa dan keberlangsungan aktivitas ekonomi di kawasan pelabuhan.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta dan semakin memperkuat sistem keamanan di lingkungan PT Kaltim Kariangau Terminal,” tutup Enriany Muis.

Berita Terkait

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!
Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025
Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 
Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 
Abaikan Penolakan Lama Warga, Lapangan Japati Caringin Kini Justru Jadi Sumber Petaka Kebakaran Dua Hari Berturut-turut
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:17 WIB

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:39 WIB

Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:25 WIB

Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 

Berita Terbaru