Pertalite dan Solar Langka di Banjar Kalsel, Namun Masih Banyak Dijual Eceran

Rabu, 10 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Salah satu SPBU dijalan Ahmad Yani, kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Ahmad Arbani/SUARA UTAMA)

FOTO: Salah satu SPBU dijalan Ahmad Yani, kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Ahmad Arbani/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Simpang Empat – Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dilaporkan habis di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di sepanjang Jalan Ahmad Yani, wilayah Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Selasa (9/6/2026).

Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia
Lowongan Wartawan dan Jurnalis Dibuka di Seluruh Indonesia

Berdasarkan pantauan Suara Utama di beberapa SPBU yang berada di jalur lintas provinsi tersebut, sekitar pukul 13.00 hingga 14.00 WITA, seluruh SPBU yang disambangi tidak lagi melayani pengisian BBM jenis Pertalite karena stok telah habis.

Ironisnya, di tengah kelangkaan BBM bersubsidi tersebut di SPBU, Pertalite justru masih banyak ditemukan dijual secara eceran. Sejumlah pedagang eceran diketahui berjualan dalam radius yang tidak jauh dari lokasi SPBU yang mengalami kekosongan stok.

BACA JUGA :  Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri

Salah seorang petugas pengisian BBM di salah satu SPBU mengatakan, stok Pertalite baru saja habis setelah sebelumnya dilakukan pengisian dari mobil tangki pada pagi hari.

“Kami masih menunggu kedatangan suplai berikutnya dari mobil tangki untuk pengisian kembali,” ujarnya.

Keterangan serupa juga disampaikan petugas di SPBU lainnya. Menurutnya, Pertalite masih tersedia sejak pagi hari, namun sekitar pukul 14.00 WITA stok telah habis.

“Kemungkinan hari ini tidak ada lagi pengiriman. Biasanya mobil tangki untuk Pertalite datang selang satu hari dan hanya satu kali pengiriman,” katanya.

BACA JUGA :  Warga Pamait Hilang, Ditemukan Tewas di Dasar Danau Malawen, diduga Perahu Karam

Selain Pertalite, BBM jenis Solar juga terpantau kosong di sejumlah SPBU. Informasi tersebut disampaikan melalui papan pemberitahuan yang dipasang pihak SPBU untuk para konsumen.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti habisnya stok Pertalite dan Solar secara bersamaan di wilayah Kecamatan Simpang Empat masih belum diketahui.

Kelangkaan dua jenis BBM bersubsidi tersebut juga dilaporkan terjadi di wilayah lain. Di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin, sejumlah SPBU juga mengalami kekosongan stok Pertalite.

Seorang warga Binuang yang sehari-hari beraktivitas di sekitar salah satu SPBU setempat mengatakan bahwa Pertalite sudah tidak tersedia sejak sehari sebelumnya.

BACA JUGA :  Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

“Sejak kemarin Pertalite sudah tidak ada. Banyak pengendara akhirnya beralih mengisi Pertamax,” tuturnya.

Meski demikian, kondisi berbeda terpantau di wilayah Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Berdasarkan pantauan Suara Utama, sejumlah SPBU di kawasan tersebut masih memiliki stok Pertalite dan tetap melayani pengisian BBM secara normal.

Sementara itu, Kapolsek Simpang Empat yang hendak dikonfirmasi terkait kelangkaan BBM tersebut belum dapat dimintai keterangan karena sedang menjalankan tugas di Polres Banjar. 

Penulis : Ahmad Arbani

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:22

TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Berita Terbaru