Terindikasi Dugaan Jadi Lahan Basah, Oknum EO Sebut Event Non APBD,  Sementara Dua Instansi Anggarkan Event Harjakapro ke 280

- Publisher

Selasa, 21 April 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo Jawa Timur (Harjakapro) ke 280,menjadi sorotan publik. Acara tersebut terindikasi di jadikan lahan basah demi meraup ke untungan pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 21/04/2026.

Informasi yang beredar, diduga Wahana Sanjaya membayar sewa pada oknum EO sekira Rp. 40.000. 000. Sementara tenda kerucut yang berlokasi dalam Alun alun kota Kraksaan diduga pula di sewakan dengan nominal yang bervariasi. Mulai dari sekitar Rp. 1000.000 hingga Rp. 2000.000.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di ketahui melalui sistem pengadaan barang dan jasa (Penunjukan langsung) terdapat ada 2 OPD yang menganggarkan untuk event Harjakapro ke 280. Diantaranya Dinas Pariwisata sekitar Rp 20 juta, EO yang di tunjuk “Janur Muda Creative” Disdikdaya sekitar Rp 100 juta, EO yang di tunjuk “Rumah Kaca Kreatif” yang diduga tidak sesuai dengan KBLI nya. Bahkan tanda tangan kontrak di saat Event sedang berlangsung.

BACA JUGA :  Longsor Mengancam. Perusahan Dan Pemerintah Hanya Diam, Kampung Tumbit Dayak di Lingkar Tambang Menanti Kepedulian

Miris nya, Saat team Media mengkonfirmasi Oknum EO pengelola Event Harjakapro ke 280 “EM” melalui pesan singkat whatsap tanggal 20 April 2026. Perihal informasi yang beredar sewa menyewa Wahana Sanjaya dan tenda Kerucut di area dalam alun alun kota Kraksaan. Ia meminta media agar mengkroscek Oknum LSM dan Oknum PKL yang diduga menjual lapak.

“Walaikum salam, info dari mana? itu tidak benar. Kemudian, mohon juga jenengan coba kroscek ada salah satu oknum LSM atau oknum ketua PKL lah yang memanfaatkan momentum ini menjual lapak di luar kami. coba buat berita yang baik ya pasti ada untuk tokok. “Katanya.Namun, Ia tidak menjelaskan nama oknum LSM tersebut.

Masih melalui pesan singkat whatsap, perihal pengadaan barang dan jasa yang di anggarkan oleh OPD. oknum EO pengelola Event Harjakapro ke 280 “EM” mengaku tidak tau. Menurutnya, Event tersebut Non APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).

“Monggo koordinasi dengan OPD yang bersangkutan. Intinya event ini non APBD, ini adalah konsep pentaheli nya pemerintah dan swasta berkolaborasi. Sember pendanaan untuk mengcover kebutuhan selama 10 hari. Kegiatan ini adalah dari sponsor penjualan tenant. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Sungai Meluap, Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan Banjir

Sementara Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo “Hary Tjahjono” pada tanggal 20 April 2026 melalui pesan singkat whatsap perihal realisasi anggaran tersebut sebanyak 6 poin. Ia menegaskan bahwa anggaran tersebut untuk mensupport drama cerita kabupaten Probolinggo. Aneh nya, di poin 2, seolah olah Kepala Disdikdaya meminta pemerintah untuk bersyukur. Sementara Ia termasuk pejabat pemerintah.

“(1). Event Harjakapro merupakan agenda rutin tahunan yg tidak pernah terlewatkan, dan selalu ada kegiatan dalam event tersebut. Daerah lain pasti melakukan hal yang sama tergantung dengan kemampuan anggarannya. (2). ⁠Pemerintah seharusnya bersyukur, karena dalam efesiensi anggaran ini ada banyak pelaku UMKM, sponsor hingga EO yang benar-benar mau membantu memeriahkan momen Harjakapro. “Katanya.

BACA JUGA :  Statement Oknum EO Kontradiktif, Publik Meminta Transparan Agar Tidak Ada Kesan Bagi Bagi Angpao di Balik Panggung 

Lebih lanjut kata kepala Disdikdaya kabupaten Probolinggo. Ia mengaku pemerintah tidak dapat sepenuhnya merealisasikan anggaran untuk peringatan Harjakapro ke 280. Event tersebut bukan hanya seremonial. Namun, untuk memperkenalkan produk produk lokal pelaku UMKM.

“(3).Anggaran pemerintah saat ini memang tidak mampu sepenuhnya, tetapi dengan dukungan semua pihak eksternal, acara Harjakapro ini bisa terlaksana. (4).Tujuan acara ini sangat jelas, tidak hanya seremonial. Melainkan mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas. Mempromosikan dan memperkenalkan produknya masing-masing. “Katanya.

Di poin ke 5 dan 6, Statement Kepala Disdikdaya terkesan bertolak belakang dengan statement Oknum EO yang mengelola event Harjakapro ke 280. “EM” Saat di Konfirmasi media, Ia mengatakan bahwa event Harjakapro Non APBD.

“(5). ⁠Acara ini merupakan sinergi gotong royong. Sehingga sangat wajar apabila Pemerintah turut ikut serta dalam memeriahkan acara ini. (6). Karena membangun daerah bukan hanya tanggung jawab Pemerintah. Tetapi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat dengan saling bahu membahu.”Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Website Disdik Jabar Malfungsi Massal, Ribuan Wali Murid Terjebak ‘Prank’ Pengumuman
Publik Meminta Kemenag Kabupaten Probolinggo Intropeksi, Pakopak Sebut Ada Potensi Pelanggaran Hak Konstitusional Pegawai
pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!
Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025
Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.
Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Tukin Diduga Belum Terbayar Selama Lima Bulan di Tahun 2025, P3K di Bawah Naungan Kemenag Kab. Probolinggo Menunggu Kepastian 
Kecewa, Surat Undangan Resmi Terindikasi Tidak di Indahkan Oleh Oknum Kepala SPPG Karanggeger 1 Hingga Mediasi Gagal 
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:58 WIB

Publik Meminta Kemenag Kabupaten Probolinggo Intropeksi, Pakopak Sebut Ada Potensi Pelanggaran Hak Konstitusional Pegawai

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:17 WIB

pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:34 WIB

Akhirnya Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo Buka Suara, Pakopak Ikut Angkat Bicara Terkait Tukin P3K Tahun 2025

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:24 WIB

Pertamax Rp16.650 per Liter: Rakyat Dipaksa Menyesuaikan. UMKM, Hingga Pengemudi Transportasi Terasa Dampaknya.

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:39 WIB

Polres Maros Bersihkan Rumah Ibadah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Berita Terbaru

Berita Utama

Simulasi Evakuasi di Tol Pettarani Tarik Perhatian Pengendara

Sabtu, 13 Jun 2026 - 23:35 WIB

Berita Utama

Pengusaha Roti Mengaku Kapok Jadi Mitra Dapur MBG

Sabtu, 13 Jun 2026 - 20:06 WIB

Hukum

Sabtu, 13 Jun 2026 - 19:46 WIB