SUARA UTAMA, Probolinggo – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo Jawa Timur (Harjakapro) ke 280,menjadi sorotan publik. Acara tersebut terindikasi di jadikan lahan basah demi meraup ke untungan pribadi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 21/04/2026.
Informasi yang beredar, diduga Wahana Sanjaya membayar sewa pada oknum EO sekira Rp. 40.000. 000. Sementara tenda kerucut yang berlokasi dalam Alun alun kota Kraksaan diduga pula di sewakan dengan nominal yang bervariasi. Mulai dari sekitar Rp. 1000.000 hingga Rp. 2000.000.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di ketahui melalui sistem pengadaan barang dan jasa (Penunjukan langsung) terdapat ada 2 OPD yang menganggarkan untuk event Harjakapro ke 280. Diantaranya Dinas Pariwisata sekitar Rp 20 juta, EO yang di tunjuk “Janur Muda Creative” Disdikdaya sekitar Rp 100 juta, EO yang di tunjuk “Rumah Kaca Kreatif” yang diduga tidak sesuai dengan KBLI nya. Bahkan tanda tangan kontrak di saat Event sedang berlangsung.
Miris nya, Saat team Media mengkonfirmasi Oknum EO pengelola Event Harjakapro ke 280 “EM” melalui pesan singkat whatsap tanggal 20 April 2026. Perihal informasi yang beredar sewa menyewa Wahana Sanjaya dan tenda Kerucut di area dalam alun alun kota Kraksaan. Ia meminta media agar mengkroscek Oknum LSM dan Oknum PKL yang diduga menjual lapak.
“Walaikum salam, info dari mana? itu tidak benar. Kemudian, mohon juga jenengan coba kroscek ada salah satu oknum LSM atau oknum ketua PKL lah yang memanfaatkan momentum ini menjual lapak di luar kami. coba buat berita yang baik ya pasti ada untuk tokok. “Katanya.Namun, Ia tidak menjelaskan nama oknum LSM tersebut.
Masih melalui pesan singkat whatsap, perihal pengadaan barang dan jasa yang di anggarkan oleh OPD. oknum EO pengelola Event Harjakapro ke 280 “EM” mengaku tidak tau. Menurutnya, Event tersebut Non APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah).
“Monggo koordinasi dengan OPD yang bersangkutan. Intinya event ini non APBD, ini adalah konsep pentaheli nya pemerintah dan swasta berkolaborasi. Sember pendanaan untuk mengcover kebutuhan selama 10 hari. Kegiatan ini adalah dari sponsor penjualan tenant. “Ucap nya.
Sementara Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Probolinggo “Hary Tjahjono” pada tanggal 20 April 2026 melalui pesan singkat whatsap perihal realisasi anggaran tersebut sebanyak 6 poin. Ia menegaskan bahwa anggaran tersebut untuk mensupport drama cerita kabupaten Probolinggo. Aneh nya, di poin 2, seolah olah Kepala Disdikdaya meminta pemerintah untuk bersyukur. Sementara Ia termasuk pejabat pemerintah.
“(1). Event Harjakapro merupakan agenda rutin tahunan yg tidak pernah terlewatkan, dan selalu ada kegiatan dalam event tersebut. Daerah lain pasti melakukan hal yang sama tergantung dengan kemampuan anggarannya. (2). Pemerintah seharusnya bersyukur, karena dalam efesiensi anggaran ini ada banyak pelaku UMKM, sponsor hingga EO yang benar-benar mau membantu memeriahkan momen Harjakapro. “Katanya.
Lebih lanjut kata kepala Disdikdaya kabupaten Probolinggo. Ia mengaku pemerintah tidak dapat sepenuhnya merealisasikan anggaran untuk peringatan Harjakapro ke 280. Event tersebut bukan hanya seremonial. Namun, untuk memperkenalkan produk produk lokal pelaku UMKM.
“(3).Anggaran pemerintah saat ini memang tidak mampu sepenuhnya, tetapi dengan dukungan semua pihak eksternal, acara Harjakapro ini bisa terlaksana. (4).Tujuan acara ini sangat jelas, tidak hanya seremonial. Melainkan mendorong pelaku UMKM untuk naik kelas. Mempromosikan dan memperkenalkan produknya masing-masing. “Katanya.
Di poin ke 5 dan 6, Statement Kepala Disdikdaya terkesan bertolak belakang dengan statement Oknum EO yang mengelola event Harjakapro ke 280. “EM” Saat di Konfirmasi media, Ia mengatakan bahwa event Harjakapro Non APBD.
“(5). Acara ini merupakan sinergi gotong royong. Sehingga sangat wajar apabila Pemerintah turut ikut serta dalam memeriahkan acara ini. (6). Karena membangun daerah bukan hanya tanggung jawab Pemerintah. Tetapi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat dengan saling bahu membahu.”Pungkas nya.
Penulis : Ali Misno











