Pertanyakan Sanksi Hukum Bagi Penjual Miras, Sosialisasi dan Edukasi  Bagi Pecandu Miras

Minggu, 6 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"99825fa5dffa459cb3c728e5c7d45255","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Pemerintah kabupaten Probolinggo melalui Satgas Miras (Satuan tugas minuman keras), gencar melakukan operasi peredaran Miras dan telah berhasil memusnahkan ribuan botol dari berbagai jenis. Namun, Sanksi hukum bagi penjual miras di pertanyakan. Selain itu, sosialisasi dan Edukasi bagi para pecandu miras juga menjadi sorotan. 06/07/2025.

Dinilai sangat penting sosialisasi bagi para pecandu miras, untuk memberikan informasi serta edukasi mengenai bahaya miras. Memberikan dukungan dan layanan untuk membantu para pecandu berhenti atau mengurangi konsumsi miras. Sosialisasi tersebut bisa berupa penyuluhan, kampanye, atau program pemulihan yang melibatkan berbagai pihak seperti tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat.

Andapun sanksi hukum bagi penjual miras, Berdasarkan KUHP Pasal 300 ayat 1 angka 1. Pasal 537 dan 538. Pasal 204 Mengatur sanksi bagi penjual miras oplosan yang dapat membahayakan. Pelaku dapat terancam pidana penjara mulai 6 bulan hingga 15 tahun. Adapun denda bagi penjual miras tanpa izin bisa dikenakan denda Rp 50.000.000 atau denda kategori II setara Rp 10.000.000.

Pertanyaan tersebut muncul dari salah satu warga kabupaten Probolinggo asal wilayah kecamatan Tiris “MN” Ia mempertanyakan sanksi hukum bagi para penjual miras yang selama ini telah terjaring operasi.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah kabupaten Probolinggo khususnya satgas miras yang lagi gencar melakukan operasi. mohon maaf kami orang awam, kami buta hukum, ijinkan kami bertanya!. para penjual miras yang telah terjaring rahasia dan barang bukti sudah di sita, apakah sudah menerima sanksi sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku?. “Katanya.

BACA JUGA :  POLPP Paniai Pasang 8 Titik Baliho Larangan Miras dan Perjudian

Ia juga menegaskan jika tidak ada sanksi bagi penjual miras sesuai aturan dan undang-undang. Menurut nya, kedepan di khawatirkan masih banyak penjual miras secara diam diam dikarenakan tidak ada efek jera.

“Jika tidak ada saksi tegas, bukan tidak mungkin kedepan masih ada penjual miras secara diam diam. bahkan bisa jadi ada penjual miras baru, karena tidak ada sanksi tegas yang membuat mereka jera. Agar mereka berpikir dua kali untuk menjual miras. Dengan demikian regenerasi kita tetap terjaga. “Tegas nya.

Ia juga menyinggung Sosialisasi, Edukasi dari pemerintah kabupaten Probolinggo khususnya satgas miras kepada para pecandu miras (pemabuk). Dikarenakan Sosialisasi dan Edukasi menurut nya sangatlah penting.

“Tak kalah pentingnya, Sosialisasi dan Edukasi bagi masyarakat utamanya para pecandu miras (Pemabuk). Soal nya Kami menduga, miras di musnahkan para pecandu beralih ke obat obatan yang tidak perlu kami sebut merek nya. namun, obat itu sangat mudah untuk membelinya di toko toko. “imbuh nya.

Selanjutnya team media mengkonfirmasi kepala satuan polisi pamong praja (Kasatpol PP) “Sugeng Wiyanto” melalui pesan singkat jejaring sosial whatsap pada tanggal 05 Juli 2025. Prihal sanksi hukum bagi penjual miras dan sosialisasi, edukasi bagi para pecandu miras. Namun, belum ada jawaban hingga berita di terbitkan.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 
Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf
Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan
Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:14

Integritas dan Akuntabilitas BK DPRD Kab. Probolinggo Sedang di Uji Publik, Perihal Pemeriksaan Prank Ulang Tahun 

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:40

Akui Kecorobohan Proses Pelatihan Pra Seleksi Magang IM Japan, Aris Wais Warisman Sampaikan Permohonan Maaf

Jumat, 6 Februari 2026 - 21:04

Pemerintah Kecamatan Banyuanyar Ambil Sikap, Warga Pertanyakan Sanksi dan Permohonan maaf Secara Terbuka

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:13

Terindikasi Mengambil Alih Kewenangan Administratif Desa, Oknum Pengacara Negara Kab. Probolinggo Jadi Sorotan

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:20

Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah

Berita Terbaru