Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

- Publisher

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Aneh tapi nyata, oknum ketua kelompok tani (Poktan) Gemah Ripah Krajan Desa Klenang kidul kecamatan Banyuanyar kabupaten Probolinggo Jawa Timur yang baru menjabat “MTR” dan yang telah memundurkan diri karena merangkap sebagai perangkat desa “ES” enggan menjawab konfirmasi media sebagaimana yang telah di tayangkan sebelumnya. 23/05/2026.

Begitu pula oknum PPL “IY” wilayah kecamatan Banyuanyar enggan menjawab konfirmasi media, saat di mintai tanggapan terkait pemberitaan sebelumnya. Perihal proyek pemeliharaan Jaringan irigasi Desa Klenang kidul. Sumber dana, APBN sekitar Rp. 100.000.000. Anggaran tahun 2026, dengan volume 213 Meter. Yang di alokasikan melalui kelompok Tani Gemah Ripah Krajan.

Aneh nya, saat team media meminta tanggapan kepala Dinas Pertanian kabupaten Probolinggo “Arief Kurniadi” tanggal 22 Mei 2026. Ia mengaku telah mengkonfirmasi oknum PPL Banyuanyar dan ketua Poktan Gemah Ripah Krajan Desa Klenang kidul. Bahkan ia meneruskan Pesan singkat dari oknum Ketua Poktan yang baru. Semangat oknum tersebut enggan menjawab konfirmasi media.

BACA JUGA :  Warga Desa Gading Kulon Mendesak ATR/BPN, Segera Mengambil Tindakan dan Keputusan Agar Kebenaran Terungkap 

“Nggeh pak, ini kegiatan baru berjalan 6 hari pak. Kondisi masih berantakan. Masih dilewati argo pak. Ngembal nya juga jauh. Kok sudah ada pernyataan tidak sesuai RAB, padahal pekerjaan baru 6 hari. “Katanya pesan yang di teruskan oleh kepala Dinas Pertanian di sertakan emoji mata melotot.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Pertanian kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa bahwa proyek tersebut Swakelola, padat karya, pekerja nya kelompok tani dan warga sekitar lokasi. Ia sangat yakin bahwa Poktan akan bekerja tidak sembarangan dengan alasan karena irigasi akan di manfaatkan oleh petani setempat.

BACA JUGA :  Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

“Pekerjaan tersebut baru seminggu berjalan, sehingga memang belum sempurna. Tunggu saja jika sudah selesai. Tidak mungkin lah poktan akan mengerjakan sembarangan, jaringan irigasi ini kan untuk kepentingan mereka sendiri. Untuk mengalirkan air ke sawah – sawah mereka sendiri.Terkait tenaga kerja. Yang kerja murni anggota kelompok tani dan warga desa klenang Kidul pak. Bener – benar swakelola, padat karya pak. “Tegas nya

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

SOP Rekrutmen Satpam RS Graha Sehat Dipertanyakan, Oknum Satpam Terduga Pelaku Penganiayaan Diduga Tidak Ber-Gada
SALUT! KADES MUZAKIR TURUN LANGSUNG PADAMKAN KARHUTLA DI DESA OLAK BATANGHARI
Nakes RS Graha Sehat Mengalami Patah Tulang di Bagian Hidung, Diduga Akibat Dianiaya Oknum Scurity RS Graha Sehat 
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:03 WIB

SOP Rekrutmen Satpam RS Graha Sehat Dipertanyakan, Oknum Satpam Terduga Pelaku Penganiayaan Diduga Tidak Ber-Gada

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:40 WIB

SALUT! KADES MUZAKIR TURUN LANGSUNG PADAMKAN KARHUTLA DI DESA OLAK BATANGHARI

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:28 WIB

Nakes RS Graha Sehat Mengalami Patah Tulang di Bagian Hidung, Diduga Akibat Dianiaya Oknum Scurity RS Graha Sehat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/