SUARA UTAMA, Lampung – Berawal dari keresahan orang tua yang anaknya menjadi mahasiswa baru di Universitas Lampung (UNILA), yakni kegiatan di GSG Unila pada hari Rabu 12 Agustus 2026, yang diduga tidak memberi ruang waktu sholat ashar kepada peserta. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru. Kegiatan yang berlangsung sampai jam 17.30, masih dilanjut dengan pembuatan konten oleh kakak tingkat yang menjadi panitia.

Perihal tersebut menjadi kekecewaan bagi orang tua mahasiswa. Iskandar Zulkarnain, salah satu orang tua mahasiswa baru, mengungkapkan kekecewaannya dengan menyampaikan, “sejak usia dua tahun, saya gendong anak saya setiap waktu sholat untuk berjamaah di masjid. Namun setelah menjadi mahasiswa, dilarang ketika akan sholat. Saya patah hati,” ungkapnya.
Ungkapan serupa juga datang dari DR. Ir. KH Abdul Hakim, MM. anggota DPD RI asal Lampung yang juga alumni Fakultas Pertanian Unila angkatan 1982. Beliau menyesalkan terjadinya hal tersebut dan meminta rektor untuk memperketat, mengevaluasi dan melakukan pendampingan kepada kakak tingkat yang menjadi panitia acara PKKMB Unila 2026. Upaya yang selama ini dilakukan menjadikan kampus Unila sebagai kampus yang mengedepankan toleransi beragama, menjadi tercoreng dengan kejadian tersebut. Kampus Unila menempatkan Masjid Al Wasi’i di gerbang masuk, adalah upaya untuk menunjukkan arah keberpihakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
H. Syukron Mukhtar, Lc. anggota DPRD Provinsi Lampung menyampaikan bahwa kegiatan mahasiswa apapun itu jangan sampai mengabaikan hak-hak personal mahasiswa untuk ibadah. Beliau juga menuntut Rektorat dan Dekanat harus benar-benar memastikan kegiatan mahasiswa tidak terjadi pelanggaran, karena Kampus adalah lembaga pendidikan tinggi. Maka jadikan kampus sebagai pusat pendidikan bukan kesewenang-wenangan. Selain itu harapannya kampus harus menindak tegas kating yang semena-mena.
Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baeu UNILA 2026, dilaksanakan dua tahap. Tanggal 11 – 12 Agustus 2026. Tanggal 11 – 12 Agustus dilaksanakan di tingkat Universitas, tanggal 13 – 14 Agustus 2026, di fakultas masing.
Abdul Hakim, sebagai alumni Faperta Unila berharap ini menjasi pembelajaran penting, agar tidak terulang. PKKMB di tingkat Fakultas agar memberi ruang kepada mahasiswa baru untuk melaksanakan hak dasar setiap manusia, hak untuk beribadah.
Penulis : Akhmadi Sumaryanto
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











