Dua Speedboat Hadir di Sukikai Selatan, Kepala Distrik: Ini Sejarah Baru bagi Kami

- Publisher

Rabu, 30 September 2026 - 06:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,DOGIYAI- harapan masyarakat wilayah terpencil Kabupaten Dogiyai untuk mendapatkan akses transportasi air mulai mendapat perhatian pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Perhubungan menyerahkan bantuan sarana transportasi air berupa empat unit speedboat kepada masyarakat di Distrik Sukikai Selatan dan Distrik Kamuu Selatan.

Bantuan tersebut bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026 dan diharapkan dapat memperkuat konektivitas masyarakat, terutama di wilayah yang mobilitasnya sangat bergantung pada jalur sungai dan perairan.

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus di Distrik Sukikai Selatan, sebanyak dua unit speedboat diterima untuk mendukung kebutuhan transportasi masyarakat. Bantuan ini mendapat apresiasi dari Kepala Distrik Sukikai Selatan, Yoseph Kidou, yang menyebutnya sebagai sebuah sejarah baru bagi wilayah yang dipimpinnya.

BACA JUGA :  BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani

Melalui pesan WhatsApp kepada media, Kidou menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Sukikai Selatan.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Dogiyai atas bantuan dua unit speedboat untuk kami. Ini adalah sejarah baru bagi kami, karena sebelumnya kami belum pernah menerima bantuan serupa,” ujar Kidou.

Menurut Kidou, keberadaan sarana transportasi air tersebut sangat penting mengingat kondisi geografis Distrik Sukikai Selatan yang berada di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi darat.

Ia juga mengatakan bahwa pada periode pemerintahan sebelumnya, wilayahnya belum mendapatkan bantuan serupa untuk mendukung transportasi air masyarakat.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Bangko Syaikoni Sambangi Kejari Merangin

“Pemerintahan sebelumnya memang tidak pernah memberikan bantuan seperti ini. Namun, di era Bapak Bupati Yudas Tebai dan Bapak Wakil Bupati Yuliten Anouw, kami merasa mulai diperhatikan. Kami sangat berterima kasih karena mereka sudah mulai melihat potensi dan kebutuhan kami di Distrik Sukikai Selatan,” katanya.

Kidou berharap perhatian pemerintah terhadap wilayah terpencil tidak berhenti pada bantuan transportasi, tetapi terus berlanjut pada sektor pembangunan lainnya.

“Doa kami, semoga Pemerintah Kabupaten Dogiyai di bawah kepemimpinan Bapak Yudas Tebai dan Bapak Yuliten Anouw terus membangkitkan pembangunan di semua lini, terutama bagi daerah-daerah pedalaman seperti kami,” tambahnya.

Bagi masyarakat Sukikai Selatan, keberadaan speedboat bukan sekadar tambahan sarana transportasi. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas warga, memperlancar distribusi kebutuhan pokok dan logistik, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

BACA JUGA :  Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui bantuan tersebut menunjukkan upaya memperluas jangkauan pelayanan pembangunan hingga ke wilayah yang memiliki tantangan geografis dan aksesibilitas.

Dengan dukungan sarana transportasi air yang memadai, masyarakat diharapkan dapat semakin mudah terhubung dengan pusat pelayanan pemerintahan, ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun kebutuhan sosial lainnya.

Bantuan yang bersumber dari Dana Otsus Tahun Anggaran 2026 ini pun diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Dogiyai.

Berita Terkait

Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 
Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi
Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek – KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka
83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi
Sucikan Hati, Bersihkan Diri: WBP Lapas Bangko Dalami Ilmu Thaharah
Dari Balik Jeruji Hasilkan Karya: WBP Lapas Bangko Sulap Kayu Jadi Kandang Burung Bernilai Jual
Pemkab Merangin Matangkan Penertiban Kios PKL di DMJ, Eksekusi 30 September
Lapas Bangko Tingkatkan Pelayanan Kesehatan WBP Melalui Kegiatan CLBK
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 19:31 WIB

Itjen Kementrian ATR/BPN Jakarta Pusat Investigasi ATR/BPN Kabupaten Probolinggo, APH di Minta Segera Ambil Bagian 

Rabu, 30 September 2026 - 12:27 WIB

Pemkab Merangin Bongkar Kios PKL di Dua Lokasi, Pedagang Diberi Opsi Relokasi

Rabu, 30 September 2026 - 11:03 WIB

Penyidikan Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek – KRL Bekasi, Polisi Tetapkan Masinis Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 06:20 WIB

Dua Speedboat Hadir di Sukikai Selatan, Kepala Distrik: Ini Sejarah Baru bagi Kami

Rabu, 30 September 2026 - 02:35 WIB

83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi

Berita Terbaru

Berita Utama

83.960 Posbankum, 14 Ribu Perkara Berakhir di Meja Mediasi

Rabu, 30 Sep 2026 - 02:35 WIB

https://mancingjitu.com/