Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

- Publisher

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TELUK WONDAMA — Mencermati eskalasi keamanan di sejumlah wilayah Papua dalam beberapa waktu terakhir, Ketua Dewan Adat Marga Torey, Korinus Kris Torey, S.H., M.M., mengajak seluruh masyarakat adat di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, untuk menjaga keamanan dan ketertiban agar wilayah tetap kondusif.

 

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul insiden penyerangan kelompok bersenjata dan penyanderaan terhadap 11 perempuan di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, pada 18 Agustus 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, insiden tersebut mengakibatkan satu korban jiwa akibat luka tembak, satu orang luka-luka, serta sembilan orang lainnya yang hingga kini masih disandera.

 

Atas peristiwa tersebut, Kris menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam atas jatuhnya korban serta dampak kemanusiaan yang ditimbulkan.

 

“Sangat disayangkan terjadinya peristiwa tersebut karena aksi dari oknum-oknum yang berupaya memisahkan diri dari NKRI. Tindakan tersebut tidak sejalan dengan nilai kemanusiaan yang dijunjung oleh masyarakat adat,” ujar Kris melalui keterangan tertulis di Wasior, Senin (24/8).

BACA JUGA :  KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB

 

Sebagai langkah antisipasi di Teluk Wondama, pihaknya memandang penting keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keharmonisan lokal serta komitmen kolektif dalam merawat stabilitas daerah.

 

“Stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah menjadi perhatian serta tanggung jawab kita bersama sebagai masyarakat adat,” tegasnya.

 

Untuk memastikan situasi tetap kondusif hingga ke tingkat akar rumput, sinergi antarlembaga adat dinilai sangat krusial. Pihaknya berharap struktur kepengurusan lembaga adat di Kabupaten Teluk Wondama merapatkan barisan dan menyamakan visi perdamaian.

BACA JUGA :  Peringatan HAN Ke-42 di Lapas Bangko Perkuat Sinergi Wujudkan Perlindungan Anak

 

“Kami berharap agar Dewan Adat Marga dan Dewan Adat Suku yang ada di Teluk Wondama saling membangun koordinasi dengan satu tujuan: Wondama tetap aman dan terkendali,” tambahnya.

 

Menutup keterangannya, Kris berpesan agar masyarakat Teluk Wondama tetap waspada dan tidak mudah terpancing oleh isu-isu provokatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun sesama di tengah situasi yang sensitif ini.

Sumber Berita: Jurnalis Suara Utama

Berita Terkait

Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers
DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026
Kolaborasi 30 TBM Kab. Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal
Resmi Berdiri, Yayasan Suara Utama Indonesia (YSUI) Siap Perkuat Ekosistem Media, Pendidikan, dan Sosial
Dinkes Dogiyai Gelar Pelatihan Pengelola Imunisasi
AKAMSI Gelar unjuk rasa di Kantor Kementerian ATR/BPN: Usut tuntas pembongkaran Pura Sambiyangan dan Pura Ketapang Kembar
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 13:53 WIB

Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

Kamis, 10 September 2026 - 11:29 WIB

Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan

Selasa, 8 September 2026 - 10:21 WIB

Yayasan Suara Utama Indonesia Perkuat Kiprah di Dunia Pers

Senin, 7 September 2026 - 15:15 WIB

DPC APPRODI Bekasi Raya Periode 2026–2031 Resmi Dilantik pada Ajang Engagement Day 2026

Senin, 7 September 2026 - 12:57 WIB

Kolaborasi 30 TBM Kab. Tanggamus Dorong Akselerasi Literasi Berbasis Kearifan Lokal

Berita Terbaru

FOTO: Andre Hariyanto, Pembina Yayasan Suara Utama Indonesia dan Ketua Bidang Pendidikan Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Dok. Internal)

Artikel

Jangan Sekadar Menjadi Anggota, Mari Menjadi Pelaku Sejarah

Sabtu, 12 Sep 2026 - 21:11 WIB

https://mancingjitu.com/