SUARA UTAMA. Jakarta – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum membuka pendaftaran Indonesia Patent Awards (IPA) 2026 mulai 1 Agustus 2026. Program ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah kepada perusahaan nasional yang berhasil mengomersialkan paten hingga memberikan nilai tambah bagi dunia usaha, masyarakat, dan perekonomian nasional.
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Hermansyah Siregar, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong pemanfaatan paten tidak hanya sebagai instrumen pelindungan hukum, tetapi juga sebagai aset bisnis yang mampu meningkatkan daya saing industri Indonesia.
Menurut Hermansyah, keberhasilan sebuah invensi tidak cukup diukur dari banyaknya paten yang dimiliki. Yang lebih penting adalah bagaimana paten tersebut dapat dimanfaatkan secara nyata melalui proses komersialisasi sehingga menghasilkan manfaat ekonomi, membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendukung pembangunan nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Indonesia Patent Awards menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan yang berhasil membuktikan bahwa paten dapat menjadi penggerak inovasi dan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan secara daring, Sabtu (1/8/2026).
Direktur Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, dan Rahasia Dagang, Andrieansjah, menjelaskan bahwa kompetisi ini terbuka bagi BUMN maupun perusahaan swasta nasional yang memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) aktif, paten berstatus granted yang masih berlaku, telah diimplementasikan atau dikomersialkan, serta tidak sedang dalam sengketa hukum.
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring dan tidak dipungut biaya. Peserta diwajibkan mengunggah dokumen administrasi beserta bukti komersialisasi paten melalui laman resmi Indonesia Patent Awards. Setelah proses selesai, sistem akan mengeluarkan kode unik sebagai bukti registrasi.
Pada penyelenggaraan tahun ini, DJKI menghadirkan dua kategori penghargaan, yakni Best Commercialization Model dan Best Green and Blue Innovation Patent. Penilaian dilakukan secara independen dengan mempertimbangkan aspek inovasi, kualitas paten, keberhasilan komersialisasi, legalitas, dampak sosial dan ekonomi, kontribusi terhadap program strategis nasional, serta tata kelola kekayaan intelektual perusahaan.
Pendaftaran Indonesia Patent Awards 2026 berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Tahapan penjurian akan dilaksanakan mulai pertengahan September hingga akhir Oktober, sementara para pemenang dijadwalkan diumumkan pada minggu pertama November 2026.
Melalui ajang ini, DJKI berharap semakin banyak perusahaan menjadikan paten sebagai instrumen strategis dalam mendorong inovasi, memperkuat daya saing industri, dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Penulis : Arman Pramana Sulu
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama










