SUARA UTAMA, Probolinggo – Air PDAM Perumdam Tirta Argapura kabupaten Probolinggo Jawa Timur Unit Pedagangan sering mati hingga berhari hari. Hal tersebut layak di keluhkan Konsumen Desa Pedagangan dan Desa Tegalwatu kecamatan Tiris. Terindikasi mencerminkan lemah nya menajemen teknis, minimnya antisipasi darurat,dan kurang optimal dalam komunikasi pengelola. 21/08/2026.
Oknum Kepala unit Perumdam Tirta Argapura (PDAM) wilayah Pedagangan “AR” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap terkait aliran air PDAM yang beberapa hari ini mati. Ia mengirimkan pamflet informasi gangguan layanan bahwa ada kebocoran pipa Gravitasi 500 mm di patok 90 tancak. Dengan estimasi perbaikan 3x 24 jam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terkait penyebab kebocoran pipa Gravitasi, oknum Kepala unit Perumdam Tirta Argapura wilayah Pedagangan beralibi menerima bantuan dari Pipa Gravitasi dari provinsi Jawa Timur terima jadi. (pipa Gravitasi dan pekerjaan dari provinsi Jatim). “Kenapa bocor. Karena kita terima jadi dari provinsi. karena suplai air kurang dari ground tengkorak. “Ucap nya.
Selanjutnya, Ia mengirimkan nomor whatsap Pengaduan dan informasi untuk ke sekian kali nya. Sebelumnya, pada tanggal 02 Mei 2026 oknum Kepala Unit Tirta Perumdam Tirta Argapura wilayah Pedagangan mengirimkan nomor Whatsap yang sama. Padahal, media bukan untuk mengadukan dan memberikan informasi. Melainkan Klarifikasi dan konfirmasi.
Tindakan oknum Kepala Unit Perumdam Tirta Argapura wilayah Pedagangan mengarahkan media ke nomor Pengaduan dan informasi. Terindikasi menunjukkan kelemahan kepemimpinan, rendahnya keberanian bertanggung jawab, serta keraguan dalam komunikasi publik, bukan cerminan integritas atau kemampuan yang baik.
Konsumen Perumdam Tirta Argapura kabupaten Probolinggo unit pedagang “LT” Menegaskan, bahwa oknum kepala unit PDAM Pedagangan Terindikasi tidak layak. Terkait tunggakan konsumen, Ia meminta Perumdam Tirta Argapura Unit Pedagangan mengkaji dan mempelajari apa penyebab konsumen menunggu.
“Kami ini konsumen lama, oknum Kepala Unit sekarang agak gimana ya?. Menurut kami tidak layak, karena terindikasi tidak mempunyai integritas. Air sering mati, apalagi di daerah dusun bukor. Sementara, Konsumen yang bulanan nya menunggak di tekan untuk membayar. Ada juga yang mau bayar dengan menyicil di tolak. yang tidak membayar separuh dari tunggakan di putus. “Ucap nya
Penulis : Ali Misno











