Siswa Gema Insan Cendekia Karawang Belajar Ekosistem Laut dan Kepemimpinan Lingkungan Bersama Emil Salim Institute

- Publisher

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: Ratusan Siswa Gema Insan Cendekia Karawang Belajar Ekosistem Laut dan Kepemimpinan Lingkungan Bersama Emil Salim Institute (Wahyu Widodo M.IKom/SUARA UTAMA)

FOTO: Ratusan Siswa Gema Insan Cendekia Karawang Belajar Ekosistem Laut dan Kepemimpinan Lingkungan Bersama Emil Salim Institute (Wahyu Widodo M.IKom/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Jakarta Utara – Ratusan siswa-siswi Gema Insan Cendekia (GIC) Karawang mengikuti kegiatan edukasi lingkungan bertema kepedulian terhadap ekosistem laut bersama Emil Salim Institute di pangkalan TNI AL pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (15/08/2026).

Foto: Lowongan Pekerjaan Part Time di Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Kantor Berita Suara Utama & Lembaga AR Learning Center Yogyakarta/Dok. Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)
Foto: Lowongan Pekerjaan Part Time di Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, Kantor Berita Suara Utama & Lembaga AR Learning Center Yogyakarta/Dok. Mas Andre Hariyanto (SUARA UTAMA)

Kegiatan ini dirancang oleh Cendekia Academy dan Kampus Relawan Indonesia dari GIS Peduli untuk menanamkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian laut sekaligus membangun karakter kepemimpinan sejak usia dini dengan metode belajar dan bermain yang menyenangkan.

Presiden Emil Salim Institute, Enang Kurniawan Padma, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan kepada para siswa bagaimana peran manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut. Menurutnya, pendekatan yang menyenangkan membuat anak-anak lebih mudah memahami hubungan antara manusia dan lingkungan.

“Hari ini kita mengajak adik-adik belajar sambil bermain, bagaimana kita mengajarkan kepada mereka tentang pentingnya menjaga ekosistem laut. Mereka belajar mengenai peran manusia dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kurniawan.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mengikuti permainan edukatif tentang rantai makanan di laut. Melalui permainan itu, peserta diperkenalkan pada proses alam mengenai hubungan makan dan dimakan antarmakhluk hidup, sehingga mereka dapat memahami bahwa setiap organisme memiliki fungsi penting dalam ekosistem.

BACA JUGA :  Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong

Enang Kurniawan menjelaskan bahwa salah satu tujuan utama permainan tersebut adalah memberikan gambaran nyata mengenai dampak hilangnya satu jenis organisme laut terhadap keseluruhan ekosistem.

“Ketika satu organisme atau satu kelompok organisme laut hilang, maka yang terganggu adalah keseluruhan ekosistem. Dari situ anak-anak diharapkan memahami bahwa setiap makhluk hidup memiliki peran yang saling berkaitan,” katanya.

Selain materi tentang ekosistem laut, Emil Salim Institute juga menanamkan nilai-nilai kepemimpinan (leadership) kepada para siswa. Menurut Kurniawan, pendidikan lingkungan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga harus membentuk karakter dan kepedulian terhadap alam.

Ia menegaskan bahwa kepemimpinan perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki karakter yang kuat sekaligus rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

BACA JUGA :  Cendekia Academy Ajak Generasi Muda Mengenal Dunia Maritim di KRI Dewaruci

“Kita berharap mereka bukan hanya memiliki karakter yang kuat, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan. Pendidikan lingkungan menjadi sangat penting karena manusia memiliki peran sebagai pemimpin atau khalifah untuk menjaga alam agar tetap lestari,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Emil Salim Institute berharap para siswa GIC Karawang mampu mengenali peran dan tanggung jawab mereka terhadap lingkungan, serta tumbuh menjadi generasi penjaga ekosistem laut yang memiliki kesadaran, kepemimpinan, dan komitmen untuk menjaga kelestarian alam di masa depan.

Penulis : Wahyu Widodo, M.IKom

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Viral! Dugaan Aktivitas Dompeng di Tengah Kota Bangko Disorot Publik, Warga Khawatir Anak-Anak Jadi Korban
Suara Utama Buka Ruang Berkarya bagi Penulis, Jurnalis dan Wartawan di Indonesia
Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Lapas Bangko Bagikan Masker dan Vitamin kepada Masyarakat
Jaga Kesehatan, Perkuat Pembinaan. Warga Binaan Lapas Bangko Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Lapas Bangko Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Yayasan Suara Utama Indonesia Soroti Polemik Sound Horeg dan Etika, Pernyataan “Goblok” Jadi Sorotan
Puluhan Dompeng Rakit Gegerkan Tanjung Lamin, Warga Sebut Oknum BPD dan RT Terlibat PETI: “Jangan Hanya Imbauan!”
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 19:48 WIB

Viral! Dugaan Aktivitas Dompeng di Tengah Kota Bangko Disorot Publik, Warga Khawatir Anak-Anak Jadi Korban

Jumat, 11 September 2026 - 18:16 WIB

Suara Utama Buka Ruang Berkarya bagi Penulis, Jurnalis dan Wartawan di Indonesia

Jumat, 11 September 2026 - 14:36 WIB

Peduli Kesehatan di Tengah Kabut Asap, Lapas Bangko Bagikan Masker dan Vitamin kepada Masyarakat

Jumat, 11 September 2026 - 14:30 WIB

Jaga Kesehatan, Perkuat Pembinaan. Warga Binaan Lapas Bangko Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 11 September 2026 - 14:25 WIB

Lapas Bangko Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis dan Awak Kapal yang Hilang Kontak

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/