Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Volume sampah yang terus meningkat dinilai mulai membebani kapasitas pengelolaan lingkungan dan berpotensi menimbulkan persoalan baru

- Publisher

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Surat Edaran DLHK Berau

Surat Edaran DLHK Berau

SUARA UTAMA,BERAU – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Berau secara resmi telah menerbitkan Surat Edaran Bupati Nomor 600.4.15.1/172/DLHK-II/2026. Ketentuan ini mulai berlaku efektif sejak 16 Maret 2026, yang mewajibkan pengelolaan sampah secara mandiri mulai dari sumbernya bagi sejumlah sektor usaha dan kawasan di wilayah Berau.

Kebijakan ini membebankan kewajiban pengelolaan sampah mandiri kepada pelaku usaha di sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka), Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), serta seluruh pengelola kawasan dan kawasan industri yang beroperasi di wilayah Kabupaten Berau.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Bersama TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Tes Urine Petugas dan Warga Binaan Negatif Narkoba

Kepala DLHK Kabupaten Berau Zulkifli Azhari, menjelaskan bahwa penerbitan surat edaran ini bertujuan untuk mengurangi volume timbulan sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus menerapkan prinsip pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengelolaan sampah tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan harus dilakukan bersama-sama oleh para penghasil sampah. Dengan aturan ini, kami mewajibkan setiap pelaku usaha dan pengelola kawasan untuk mengelola sampahnya sendiri mulai dari tempat sampah di lokasi usaha masing-masing,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

DLHK menegaskan, pola lama membuang seluruh sampah tanpa pemilahan sudah tidak bisa dipertahankan lagi. Volume sampah yang terus meningkat dinilai mulai membebani kapasitas pengelolaan lingkungan dan berpotensi menimbulkan persoalan baru, mulai dari pencemaran hingga gangguan kesehatan masyarakat.

Dalam surat edaran tersebut, setiap entitas yang terkena kewajiban diharapkan melakukan pemilahan sampah sesuai jenisnya, melakukan pengurangan penggunaan bahan yang sulit terurai, serta memanfaatkan kembali atau mendaur ulang sampah yang dihasilkan sebelum diserahkan kepada petugas pengangkut atau dikelola lebih lanjut.

BACA JUGA :  Dinkes Dogiyai Gelar Pelatihan Pengelola Imunisasi

DLHK Kabupaten Berau menegaskan akan melakukan pengawasan dan pembinaan secara bertahap guna memastikan pelaksanaan aturan ini berjalan sesuai ketentuan. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata di Kabupaten Berau.

Pelaku usaha dan pengelola kawasan diimbau untuk segera menyesuaikan sistem pengelolaan sampah di lingkungan kerjanya masing-masing sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam surat edaran tersebut.

Penulis : Rudi Salam

Sumber Berita: SUARA UTAMA. ID

Berita Terkait

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan
Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:49 WIB

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 11:56 WIB

Kelompok Tumenggung Jon Serahkan 20 Pucuk Senjata Api Rakitan kepada Polres Merangin

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Berita Terbaru

Penggrebekan Kampung Bahari oleh Polres Jakarta Utara || Sumber : tribratanews.metro.polri.go.id

Berita Utama

1.800 Polisi Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:49 WIB

Chat via WhatsApp