Urgensi Reformasi Pendidikan Menggugat Sistem Pendidikan yang Kaku

Oleh: Dr. Firman Tobing Akademisi Megawati Institute – Jakarta

- Publisher

Sabtu, 2 Mei 2026 - 08:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Riau – Secara etimologis dan filosofis, pendidikan merupakan suatu proses “memanusiakan manusia”. Pendidikan bukan sekadar proses transfer informasi dari otak guru ke otak murid. Ki Hadjar Dewantara, bapak pendidikan kita, meletakkan fondasi bahwa pendidikan adalah “tuntunan” yang mengandung makna bahwa pendidikan haruslah menghamba pada anak, mengenali kodrat alam dan kodrat zaman mereka. Sejatinya pendidikan adalah proses humanisasi memanusiakan manusia agar mereka mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Namun, ketika kita menarik napas panjang dan melihat realita di ruang-ruang kelas hari ini, muncul sebuah pertanyaan besar, apakah sistem kita masih memanusiakan manusia, atau justru sedang mencetak “sekrup-sekrup” kecil untuk mesin industri yang kaku?

Tidak bisa dipungkiri, keberadaan sistem pendidikan yang kaku sering kali terjebak dalam standarisasi yang berlebihan. Kita memperlakukan anak didik seperti produk pabrik yang harus melewati kontrol kualitas yang seragam. Di sinilah letak awal kegagalan filosofis dunia pendidikan, ketika pendidikan menjadi kaku, cepat/lambat ia akan kehilangan jiwanya. Ruang kelas sering menjadi tempat komunikasi satu arah. Guru dianggap sumber kebenaran tunggal, sementara murid dilatih untuk patuh, menghafal, dan tidak mempertanyakan. Padahal, kemajuan peradaban lahir dari pertanyaan, bukan sekadar jawaban hafalan. Di sisi lain, fenomena sistem administrasi yang membelenggu pendidik menjadikan pendidik “melupakan” tugas pokoknya. Guru yang seharusnya menjadi mentor inspiratif justru menghabiskan energinya untuk urusan administratif yang kaku. Ketika guru sibuk mengejar laporan, mereka kehilangan waktu untuk membangun koneksi emosional dengan siswa.

Urgensi Reformasi, Keluar dari Labirin Masa Lalu

Disadari atau tidak, bahwa saat ini kita sedang mencoba mengarungi samudra abad ke-21 yang penuh gejolak dengan menggunakan “peta” dari abad ke-19. Ini bukan sekadar ketidakefisienan, melainkan sebuah bunuh diri intelektual kolektif. Sistem pendidikan yang kaku telah menjebak kita dalam labirin masa lalu, sebuah era di mana sekolah dirancang untuk menghasilkan kepatuhan ala buruh pabrik, bukan kecemerlangan ala inovator.

Dunia hari ini tidak lagi membayar apa yang kita hafal, melainkan apa yang bisa kita lakukan dengan ilmu tersebut. Kemampuan memecahkan masalah kompleks, berpikir kritis yang tajam, dan adaptabilitas yang lentur adalah mata uang baru. Oleh karena itu, reformasi pendidikan bukan lagi sebuah pilihan opsional dalam pidato birokrasi, melainkan urat nadi keberlangsungan bangsa di tengah kompetisi global yang brutal.

BACA JUGA :  Trump Sebut NATO Pengecut

Pelaksanaan reformasi pendidikan agaknya tidak sekedar “ganti sampul buku” atau perubahan nomenklatur kurikulum yang melelahkan. Diperlukan adanya sebuah radikalisasi paradigma seperti menerapkan pendidikan berbasis Inkuiri, dengan merubah stigma bahwa kelas adalah ruang hening penuh ketakutan. Kelas harus menjadi laboratorium ide yang hidup, di mana kesalahan dipandang sebagai medali keberanian dalam bereksperimen, bukan aib yang harus dihukum dengan tinta merah yang mematikan nyali.

Satuhal yang tidak kalah penting adalah merestorasi marwah guru. Sudah saatnya kita menghentikan penghinaan terhadap profesi guru dengan menjadikannya “buruh administrasi”. Guru adalah arsitek peradaban. Ia harus kembali ke ruang kelas sebagai fasilitator yang merdeka, menjadi sosok yang tugas utamanya bukan mengisi formulir, melainkan menyulut api rasa ingin tahu yang hampir padam di mata anak-anak didik kita.

Kembali ke Marwah Pendidikan

Dr. Firman Tobing

Pendidikan yang membebaskan adalah pendidikan yang mampu membuat anak didik mengenali diri dan dunianya. Menggugat sistem yang kaku bukan berarti merubuhkan tatanan, melainkan merenovasi pondasi agar lebih lentur menghadapi badai perubahan. Jika kita terus mempertahankan kekakuan ini, kita tidak sedang mendidik manusia melainkan kita sedang menciptakan robot yang ketinggalan zaman. Sudah saatnya sekolah kembali menjadi “taman”, tempat benih-benih kemanusiaan tumbuh subur dengan warna yang beragam, bukan pabrik yang mencetak keseragaman yang semu.

BACA JUGA :  Kemnaker Buka Program Padat Karya, TKM Pemula dan TKM Lanjutan Tahun 2026

Momentum Hari Pendidikan Nasional ini harus menjadi titik balik bagi pemerintah untuk tidak sekadar terjebak dalam seremonial tahunan. Kita mendesak pengambil kebijakan untuk lebih berani dalam menyederhanakan birokrasi pendidikan, menjamin pemerataan kualitas hingga ke pelosok negeri, dan menempatkan kesejahteraan serta kemerdekaan guru sebagai prioritas utama. Kita mendesak pengambil kebijakan untuk kembali pada semboyan abadi Ki Hadjar Dewantara “Ing Ngarsa Sung Tulada” (di depan memberi teladan), “Ing Madya Mangun Karsa” (di tengah membangun semangat), dan “Tut Wuri Handayani” (di belakang memberi dorongan). Ketiga pilar ini adalah kunci untuk memerdekakan guru dan siswa dari belenggu administrasi serta kurikulum yang kaku. Reformasi bukanlah tumpukan kertas regulasi, melainkan keberanian untuk menghidupkan kembali roh pendidikan yang menuntun, bukan menuntut. Mari kita runtuhkan tembok kekakuan ini, demi memberi ruang bagi cahaya intelejensi dan budi pekerti yang sejati. SELAMAT HARI PENDIDIKAN NASIONAL…

Penulis : Zulfaimi

Editor : Zulfaimi

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

Polsek Manggala Intensifkan Patroli Massive, Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan
Waspada Hantavirus! Puluhan Kasus Ditemukan di RI, Tiga Korban Jiwa Berjatuhan
Hantavirus Masuk Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dan 3 Orang Dilaporkan Meninggal
PETI Excavator Diduga Milik Juri di Lubuk Beringin Tuai Kecaman, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan
Pertalite dan Solar Subsidi Bakal Dibatasi, Masyarakat Diminta Waspada Dugaan Penyalahgunaan BBM
TK PGRI 05 Kota Batu Tampil Percaya Diri, Siap Rebut Juara di Kejurkot Drumband Open 2026
Open House SIT Darul Fikri Makassar Perkenalkan Pembelajaran Modern
Kemacetan Parah Akibat Pekerjaan Reservasi Jalan Paket 1 di Poros Hertasning Makassar, Pengendara Keluhkan Antrean Panjang
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:50 WIB

Polsek Manggala Intensifkan Patroli Massive, Antisipasi Geng Motor dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:33 WIB

Waspada Hantavirus! Puluhan Kasus Ditemukan di RI, Tiga Korban Jiwa Berjatuhan

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:16 WIB

Hantavirus Masuk Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dan 3 Orang Dilaporkan Meninggal

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:28 WIB

PETI Excavator Diduga Milik Juri di Lubuk Beringin Tuai Kecaman, Warga Minta Polda Jambi Turun Tangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:28 WIB

TK PGRI 05 Kota Batu Tampil Percaya Diri, Siap Rebut Juara di Kejurkot Drumband Open 2026

Berita Terbaru

https://thedramaparadise.com/ https://villamadridbrownsville.com/ https://gamesvega.com/ https://bhpi.org/ https://ayahqq.com https://klik66.com https://globelegislators.org https://controlesocial.cg.df.gov.br/ https://portaldecorreicao.cg.df.gov.br/ https://www.aux.com.sg/ https://global-edu.uz/ https://chessellpotterycafe.co.uk/menu http://ipcr.gov.ng/ https://globelegislators.org/about-us/ https://globelegislators.org/biodiversity/ https://global-edu.uz/ru/ Slot Thailand Slot Gacor https://lpm.uinfasbengkulu.ac.id/index.php/kebijakan-mutu/ Slot Gacor Thailand https://id.pandamgadang.com/ https://cheersport.at/about-us/ https://www.sna.org.ar https://tourism.perlis.gov.my/ https://ppg.fkip.unisri.ac.id/ https://feednplay.dei.uc.pt/ https://fkip.unisri.ac.id/ https://fh.unisri.ac.id/ https://map.fisip.unisri.ac.id/ https://inspira.dei.uc.pt/ https://an.fisip.unisri.ac.id/ https://fisip.unisri.ac.id/ https://hi.fisip.unisri.ac.id/ https://ebooks.uinsyahada.ac.id/ https://cultura.userena.cl/ https://middlepassage.dei.uc.pt/ https://discurso.userena.cl/ https://ictess.unisri.ac.id/ https://aku.ac.id slot gacor slot gacor pkv games https://pioneer.schooloftomorrow.ph/ mpo slot https://stem-md.swu.bg/ mpo https://cheersport.at/doc/pkv-games/ https://merdekakreasi.co.id/buku/pkvgames/ https://bogamart.id/wp-content/temps/pkv-games/ https://bogamart.id/wp-content/temps/bandarqq/ https://bogamart.id/wp-content/temps/dominoqq/ https://www.fmreview.org/wp-content/doc/pkv-games/ https://www.fmreview.org/wp-content/doc/bandarqq/ https://www.fmreview.org/wp-content/doc/dominoqq/ https://uniestate.com/pkv-games/ https://uniestate.com/bandarqq/ https://uniestate.com/qiuqiu/ https://pojoktim.com/public/pkv-games/ https://pojoktim.com/public/bandarqq/ https://pojoktim.com/public/dominoqq/ https://mantraguitar.com/publics/pkv-games/ https://mantraguitar.com/publics/bandarqq/ https://mantraguitar.com/publics/dominoqq/ https://rsjatihusada.com/img/pkv-games/ https://rsjatihusada.com/img/bandarqq/ https://rsjatihusada.com/img/dominoqq/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/pkv-games/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/bandarqq/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/dominoqq/ https://appointment.kbribrussel.id/wp-content/publics/idn-poker/ https://graceconference.com/public/pkv-games/ https://graceconference.com/public/bandarqq/ https://graceconference.com/public/dominoqq/ https://bprbuleleng45.co.id/nux/pkv-games/ https://bprbuleleng45.co.id/nux/bandarqq/ https://bprbuleleng45.co.id/nux/dominoqq/ https://pksoganilir.com/pkv-games/ https://pksoganilir.com/bandarqq/ https://pksoganilir.com/dominoqq/ https://bhor.gov.pg/pkv-games/ https://bhor.gov.pg/bandarqq/ https://bhor.gov.pg/dominoqq/ https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/pkv-games/ https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/bandarqq/ https://contemporaryworld.ipcr.gov.ng/dominoqq/ https://legacy.wespa.org/pkv-games/ https://legacy.wespa.org/bandarqq/ https://legacy.wespa.org/dominoqq/ https://ac-group.hr/chip/pkv-games/ https://ac-group.hr/chip/bandarqq/ https://ac-group.hr/chip/dominoqq/