Warga Desa Lubuk Birah Bongkar Dugaan PETI Ilegal, Nama Kades dan Ketua TPK Disorot

- Publisher

Rabu, 29 April 2026 - 20:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA,Merangin – Keluhan serius datang dari warga Desa Lubuk Birah, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, terkait dugaan maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah mereka, khususnya di Dusun Sengak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, aktivitas PETI tersebut disebut-sebut berlangsung secara terbuka dan diduga melibatkan oknum perangkat desa. Warga bahkan secara terbuka meminta aparat penegak hukum untuk turun langsung ke lokasi guna melakukan penindakan.

“Coba turun langsung ke dusun kami, ajak aparat penegak hukum. Kami pastikan aktivitas PETI ilegal di sini sudah sangat marak,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga juga menyoroti dugaan keterlibatan Kepala Desa Lubuk Birah, Ahyak Udin, serta Jhon Ehsan yang menjabat sebagai Kaur Pembangunan sekaligus Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Keduanya dituding mengetahui bahkan diduga ikut terlibat dalam aktivitas yang merusak lingkungan tersebut.

Menurut keterangan warga, aktivitas PETI di wilayah itu dinilai tidak melibatkan masyarakat secara luas, meskipun peraturan desa (Perdes) terkait masih berlaku. Hal ini memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

“Mereka diduga mengelola sendiri tanpa melibatkan masyarakat. Padahal biasanya kalau alat masuk, ada kontribusi untuk desa. Tapi di sini tidak jelas ke mana alirannya,” tambah sumber tersebut.

BACA JUGA :  Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Kapolres Bitung Ajak Wartawan Hadirkan Pemberitaan Menyejukkan Demi Kamtibmas Kondusif

Tak hanya soal PETI, warga juga mengungkap dugaan adanya sejumlah proyek desa yang dinilai tidak transparan, bahkan ada yang disebut mangkrak. Selama kurang lebih 10 tahun terakhir, pengelolaan anggaran desa yang mencapai miliaran rupiah dipertanyakan karena dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

“Sudah lama mereka mengelola proyek desa, tapi hasilnya tidak terlihat. Kami heran kenapa tidak pernah tersentuh hukum,” ujar warga lainnya.

BACA JUGA :  Diduga Tak Sesuai RAB, Proyek Bronjong Pengaman Jalan Muara Siau–Lubuk Beringin Senilai Rp400 Juta Disorot Warga

Selain itu, warga juga mempertanyakan sikap sejumlah pihak terkait, termasuk organisasi yang bergerak di bidang kehutanan desa, yang dinilai tidak bersuara meski dugaan perusakan hutan terus terjadi.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, baik dari Polres Merangin maupun Polda Jambi, segera turun tangan untuk melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap dugaan aktivitas ilegal tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Lubuk Birah maupun Kaur Pembangunan yang disebut dalam laporan warga belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi dan keberimbangan informasi.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Berita ini 409 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/