Proyek Bronjong DD di Koto Baru Jangkat Timur Ambruk, Kades Dituding Kerja Tanpa Musyawarah

- Publisher

Jumat, 24 Oktober 2025 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Proyek bronjong air bersih di Sungai Maram, Desa Koto Baru, Kecamatan Jangkat Timur, Kabupaten Merangin, diduga kuat bermasalah. Pekerjaan yang dibiayai dari Dana Desa tahun anggaran 2025 itu jadi sorotan karena ambruk sebelum hitungan bulan.

Pantauan warga, proyek tersebut diduga dikerjakan tanpa pondasi yang layak. Seorang pekerja lapangan, SMN, mengaku hanya dibayar Rp17 juta untuk pemasangan, sementara TPK menerima Rp800 ribu, dan material yang digunakan hanya sekitar 17 kubik.

BACA JUGA :  Kawasan Wisata Kota Tua di Kabupaten Berau dipastikan akan memiliki daya tarik baru. Tetapi juga mampu memicu pergerakan roda ekonomi kreatif

Yang makin disesalkan, proyek ini disebut tak pernah dibahas dengan BPD. Ketua BPD pun belum menandatangani apa pun, namun pekerjaan sudah berjalan.

“Bronjongnya sudah roboh, kami tidak tahu ke mana dananya. Setahu kami belum ada kesepakatan dengan BPD,” ujar salah seorang warga.

Sejak Herman Hadi menjabat sebagai Kades, warga mengaku setiap pekerjaan fisik selalu diatur sepihak, tanpa pelibatan masyarakat.

BACA JUGA :  Batu bara global kembali menunjukkan taringnya. Batu bara kalori rendah bahkan menyentuh kisaran CNY 563–568 per ton.

“Material dia beli sendiri, semua diurus sendiri. Kami hanya bisa melihat,” keluh warga lainnya.

Warga kini mendesak aparat penegak hukum turun tangan untuk memeriksa pengelolaan Dana Desa Koto Baru. Mereka menilai dugaan penyimpangan ini tidak bisa dibiarkan dan harus segera diusut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Sorotan untuk Kopdes
Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian
Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas
Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.
Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:51 WIB

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:03 WIB

Bengkel di Jalan Mallengkeri Raya Dikeluhkan Warga karena Diduga Jadi Penyebab Kemacetan Harian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:02 WIB

Polisi Hadir Sejak Pagi, Unit Turjawali 1 Samapta Polres Gowa Kawal Aktivitas Warga dan Kelancaran Lalu Lintas

Senin, 8 Juni 2026 - 15:27 WIB

Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Berita Utama

Sorotan untuk Kopdes

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:51 WIB