Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN

Kepala PUPR Rangkap Penjabat Sekda, Pemkab Dalih Kondisi Memaksa Akibat Efisiensi

Senin, 6 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kantor BKPSDM Kabupaten Barito Selatan, jalan Sanggu, Buntok. Kamis (02/07/2026)

Foto : Kantor BKPSDM Kabupaten Barito Selatan, jalan Sanggu, Buntok. Kamis (02/07/2026)

SUARA UTAMA, Barito Selatan-Pemerintah kabupaten Barito Selatan (Pemkab Barsel) masih menunda pengisian pejabat definitif eselon II, III, dan IV. Kekosongan jabatan saat ini diisi Pelaksana Tugas (PLT) dan Penjabat (Pj.) karena terkendala anggaran efisiensi dan menunggu persetujuan teknis Badan Kepegawaian Negara (BKN)

Hal itu disampaikan Plt.  Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barsel, Eko Hermasnsyah, SSTP, M.M kepada wartawan Suara Utama,  Ahmad Arbani di kantor Dinas BKPSDM jalan Sanggu Buntok, Kamis (03/07/2026).


Bahkan Eko mengamini, posisi strategis Sekretaris Daerah (Sekda) saat ini diisi rangkap oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barsel, Dr. Ita Minarni, ST.,M.T.

Plt. Kepala BKPSDM menyebut dasar hukum pengisian tetap mengacu pada Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), dan Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK). Namun proses seleksi jabatan definitif belum bisa jalan.

“Kalau melaksanakan seleksi ini kan kita butuh dana anggaran. Makanya sementara diisi PLT semua,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat ini Pemkab menunggu persetujuan teknis dari BKN. “Kalau BKN sudah keluar baru kita bisa mulai pengisian. Jadi belum tahu sampai kapan,” katanya.

Ia mengakui ada PLT yang menjabat lebih dari 6 bulan. “Ada itu. Tidak melanggar kalau tidak ditegur Provinsi. Tapi ya memang karena kondisi memaksa, efisiensi dan anggaran tadi,” ujarnya.

Meski diisi PLT dan rangkap jabatan, Pemkab mengklaim kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak terganggu.

“Evaluasi dari semuanya kita masih bisa melaksanakan pemerintahan ini dengan baik dan benar. Tidak ditemukan indikasi hal yang menyimpang,” katanya.

Bukti yang dipakai: predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). “Kemarin laporan pertanggungjawaban di BPK kan kita masih WTP. Nah itu yang jadi dasar kita juga,” ujarnya.

Untuk sumber daya manusia (SDM), Plt. BKPSDM memastikan sudah ada kader yang siap mengisi jabatan. “Sudah ada yang siap naik. Cukup lah kita, cukup,” katanya.

Ia mencontohkan, Pemkab sudah melantik 14 orang pejabat termasuk Kepala Puskesmas. Proses mutasi 86 Kepala Sekolah (Kepsek) juga berjalan.

BACA JUGA :  Gedung Perusahaan Milik Pengusaha Muda Lamongan Ludes Terbakar, Kerugian di taksir 150 juta.

Penulis : Ahmad Arbani

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung
Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat
Ahmad Fahmi Kecam Keras Provokasi Kades Renah Alai yang Picu Pengeroyokan Wartawan
Polisi Bergerak Cepat, Terduga Pelaku Penikaman di Kafe Sambaliung Ditangkap Kurang dari 1×24 Jam

Komentar

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:22

TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh

Selasa, 14 Juli 2026 - 08:59

Satu Unit HD Diduga Terbalik di Area Operasional PT PSG, Proses Investigasi Masih Berlangsung

Berita Terbaru