Indonesia Desak Dunia Bertindak Tegas untuk Kemerdekaan Palestina

- Publisher

Selasa, 23 September 2025 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

new york,suarautama.id –

Indonesia kembali berdiri di garis depan membela hak-hak rakyat Palestina. Dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York, Presiden Prabowo Subianto dengan lantang menyerukan agar dunia segera menghentikan penjajahan dan kekerasan yang menimpa Palestina selama puluhan tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Indonesia tidak akan pernah tinggal diam melihat ketidakadilan. Penindasan terhadap rakyat Palestina adalah luka bagi kemanusiaan. Dunia harus segera bertindak,” tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya.

BACA JUGA :  IPMADO Nabire Gelar demo Tuntut Pengusutan Kasus Dogiyai Berdarah

Meskipun sempat terjadi insiden mikrofon mati saat pidato berlangsung, Pemerintah memastikan bahwa seluruh sikap resmi Indonesia tersampaikan dengan jelas. Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa kejadian tersebut hanyalah prosedur teknis PBB dan tidak mengurangi makna maupun kekuatan pesan Indonesia di forum dunia.

BACA JUGA :  Lebih Parah dari Dugaan: Selain Pinjaman Miliaran, Tabungan Rp20 Juta Nasabah Mandiri Pamenang Juga Raib; Pimpinan Masih Bungkam

Indonesia menyerukan kepada seluruh negara anggota PBB untuk:

Menghentikan segala bentuk agresi militer yang merenggut nyawa warga sipil Palestina.

Mendesak gencatan senjata permanen dan membuka akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan.

Mewujudkan solusi dua negara yang adil dan berkelanjutan sesuai mandat resolusi PBB.

Presiden Prabowo menegaskan bahwa dukungan Indonesia bukan sekadar diplomasi, tetapi sikap moral dan politik yang berakar pada amanat konstitusi: penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

BACA JUGA :  Respons Perubahan Global, Ketum SMSI Firdaus Instruksikan Anggota Jadi Pemandu Informasi yang Sehat

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menunjukkan solidaritas nyata, memperkuat doa, dan menggalang bantuan kemanusiaan. “Kita adalah bangsa yang pernah merasakan pahitnya penjajahan. Sudah seharusnya kita berdiri di garis terdepan memperjuangkan Palestina hingga merdeka,” tutup Presiden.

 

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Humas Sekretariat Negara

Berita Terkait

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Perkuat Tata Kelola PAW, BK DPRD Kaltim Gelar Studi Banding ke Kukar
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Nyaris di Depan Mata Polsek Bangko: Alat Dompeng Milik ‘LMB’ Bebas Bekerja, Siapa yang Melindungi?  
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Senin, 6 Juli 2026 - 20:44 WIB

Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan

Senin, 6 Juli 2026 - 17:56 WIB

Perkuat Tata Kelola PAW, BK DPRD Kaltim Gelar Studi Banding ke Kukar

Senin, 6 Juli 2026 - 10:42 WIB

Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN

Senin, 6 Juli 2026 - 08:07 WIB

Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan

Berita Terbaru

Foto : Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah, disisi Gang Tajuk dan Termbok kantor Pemkab Barito Selatan. Selasa (07/07/2026). Ahmad Arbani /Wartawan Suara Utama

Berita Utama

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:26 WIB

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB