Diduga Lakukan Pungli Rp200 Ribu ke Siswa Kelas 5, Kepala SDN 16 Muara Siau Dituntut Dicopot

- Publisher

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin — Aroma dugaan pungutan liar (pungli) tercium menyengat di SD Negeri 16 Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi. Sejumlah wali murid mengaku dipungut biaya Rp200.000 per siswa tanpa penjelasan yang jelas dan tanpa melalui rapat orang tua.

Salah satu wali murid mengaku keberatan keras atas kebijakan sepihak tersebut.

“Sampai sekarang saya tidak terima dengan pungutan itu. Tidak ada rapat, tidak ada musyawarah, cuma dikirim lewat WhatsApp. Katanya untuk ujian komputer, tapi apa betul atau tidak, saya tidak tahu. Yang jelas uang sudah ditarik, tapi tidak jelas arahnya,” tegasnya.

Ia menambahkan, anaknya yang duduk di kelas 5 bersama 10 murid lainnya semuanya diminta membayar jumlah yang sama.

BACA JUGA :  Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan

“Sekolah negeri tidak boleh memungut iuran dalam bentuk apa pun, apalagi yang memberatkan murid. Kami minta Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin segera turun tangan, cek ke sekolah itu, panggil kepala sekolahnya. Kalau terbukti melanggar aturan, copot saja jabatannya,” tambahnya dengan nada kesal.

Praktik seperti ini jelas bertentangan dengan aturan Kemendikbud yang melarang sekolah negeri melakukan pungutan tanpa dasar hukum yang sah dan tanpa kesepakatan tertulis melalui rapat resmi orang tua siswa.

BACA JUGA :  Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak SD Negeri 16 Muara Siau maupun Kepala Sekolah Muhammad belum memberikan klarifikasi atau keterangan resmi kepada publik. Media ini tetap membuka ruang hak jawab apabila pihak sekolah ingin menyampaikan penjelasan.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya
Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  
Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan
Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung
Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:22 WIB

Perjuangan Siswa KIP Berprestasi Arya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Smart TBN Hadir di Desa Wisata Kampung Raja Prailiu, Waingapu!  

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Sikap Ksatria SMK Swasta di Kabupaten Bandung Rayakan Arahan Gubernur KDM: Bagikan Ijazah hingga Antar ke Rumah, Meski Hak Dana Pemerintah Masih Tertahan

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35 WIB

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:08 WIB

Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/