Terkait Insiden Mikrofon Presiden Prabowo Saat Pidato di KTT PBB

- Publisher

Selasa, 23 September 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

New york,suarautama.id-

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Indonesia menanggapi berbagai spekulasi publik terkait insiden mikrofon yang sempat mati saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pidato dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) PBB mengenai Palestina di New York, Amerika Serikat.

 

Kementerian Luar Negeri RI menegaskan bahwa kejadian tersebut bukan merupakan sabotase atau upaya menghalangi penyampaian sikap Indonesia, melainkan bagian dari prosedur standar yang diterapkan oleh PBB kepada seluruh delegasi. Setiap negara mendapat jatah waktu maksimal lima menit untuk berbicara, dan sistem mikrofon otomatis akan berhenti jika waktu terlampaui.

BACA JUGA :  Operasi Ketupat Menumbing 2026 Berakhir, Polda Babel Lanjutkan Pengamanan Arus Balik Lewat Skema KRYD

 

“Seluruh pesan dan sikap Indonesia terkait dukungan penuh terhadap kemerdekaan Palestina telah tersampaikan dengan jelas sebelum mikrofon berhenti,” kata Menteri Luar Negeri RI dalam keterangan resminya.

BACA JUGA :  Senator Eka Yeimo Desak tuntasan dugaan Pelanggaran HAM dogiyai

 

Pemerintah Indonesia juga menyoroti bahwa kejadian serupa dialami oleh pimpinan negara lain, termasuk Presiden Turki, yang menunjukkan bahwa ini adalah mekanisme standar yang berlaku untuk semua pihak, bukan tindakan yang disengaja untuk menghalangi suara Indonesia.

BACA JUGA :  Berau. Memperingati Hari Nelayan Nasional sekaligus HUT HNSI ke-53. Pihak kesultanan menilai pemerintah daerah mulai mengabaikan nilai-nilai historis.

 

Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan menyerukan solusi damai yang adil serta berkelanjutan.

 

 

 

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Biro Humas dan Protokol Sekretariat Presiden

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Berita Terbaru