Badi Diduga Fasilitasi Pebleburuan Emas PETI di Desa Buluran Panjang,Tabir

- Publisher

Kamis, 4 Desember 2025 - 06:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Merangin — Keberadaan dugaan penampungan atau tempat penadah emas ilegal di Desa Buluran Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, diduga menjadi pemicu semakin maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan tersebut. Aktivitas itu disebut berjalan bebas di sepanjang bantaran Sungai Batang Tabir dan diduga mendapat dukungan dari adanya pembeli atau toke penampung emas ilegal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hasil tambang emas dari para pelaku PETI di wilayah tersebut diduga kuat ditampung oleh seorang warga setempat bernama Badi.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa para penambang biasanya langsung menjual emas ilegal mereka pada sore hari setelah selesai bekerja.

“Biasanya habis menambang, sore itu langsung dijual. Penampungnya itu Badi,” ujarnya, Minggu (30/11/2025) dini hari.

Warga lainnya juga mengaku resah dengan aktivitas tersebut. Ia menyebut rumah yang diduga tempat penampungan emas milik Badi selalu ramai didatangi para penambang.

“Hampir setiap hari ramai. Mereka datang bawa emas hasil PETI. Di dalam rumah itu ada tempat pembakaran emasnya,” kata salah seorang warga lainnya.

Pernyataan serupa disampaikan warga lain yang mengaku aktivitas tersebut berlangsung cukup lama.

“Selama masih ada toke yang beli emas PETI, ya kegiatan ini tidak akan habis. Mereka jual di situ karena langsung dilebur dan dibayar cepat,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Umat Stase Goodide Kembangkan Literasi Iman melalui Buku 50 Tahun Pelayanan Katekis Germanus Goo

Warga lain menambahkan bahwa keberadaan penampung emas ilegal dianggap sebagai titik utama yang membuat PETI sulit diberantas.

“Kalau penampungnya ditutup, pasti penambang juga berhenti. Penadah itu kunci dari maraknya PETI di sini,” tuturnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim media ini mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat pembakaran atau peleburan emas ilegal di kediaman Badi di Desa Buluran Panjang. Namun, pemilik rumah tidak berada di lokasi. Sejumlah warga yang berada di sekitar rumah mengatakan bahwa aktivitas penjualan emas masih berjalan hingga saat ini.

BACA JUGA :  Polemik Video Gudang Beras, KWIP Merangin Ingatkan Pimpinan Bulog agar Menghargai Kerja Jurnalistik

“Masih bang, masih ramai yang datang jual. Itu alat-alatnya ada di dalam, seperti timbangan digital dan tempat pembakaran emas,” ujar salah satu warga sambil menunjukkan bagian rumah yang diduga menjadi ruang pengolahan emas ilegal.

Terkait informasi tersebut, Kapolsek Tabir AKP T. Munthe, SH memberikan respons saat dikonfirmasi media ini.

“Terima kasih atas informasinya. Kami masih melakukan pemantauan terkait aktivitas penampungan emas milik Badi tersebut. Jika memang benar dan terbukti ada kegiatan ilegal di sana, maka pelakunya akan kami tangkap,” tegas Kapolsek Tabir.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah
Sorotan Tajam! Juhendri Disorot Usai Hadiri Pengukuhan PKB Berseragam PNS
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp