Rusmin Diduga Kendalikan PETI di Tanjung Benuang, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum

- Publisher

Selasa, 18 November 2025 - 20:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Tanjung Benuang, Kecamatan Pamenang Selatan, Kabupaten Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan tajam. Kegiatan ilegal ini disebut-sebut semakin merajalela dan seolah-olah tidak tersentuh hukum, meski berbagai operasi penertiban telah berulang kali dilakukan aparat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, seorang warga setempat mengungkapkan bahwa salah satu alat berat ekskavator yang terlihat memporak-porandakan kawasan perkebunan dan aliran Sungai Benuang diduga milik seorang pria bernama Rusmin. Nama Rusmin disebut bukan pemain baru dalam aktivitas PETI di wilayah Pamenang Selatan.

BACA JUGA :  PETI Diduga Milik Toni Beroperasi Siang Malam di Langling, Warga Keluhkan Gangguan Ketenangan

“Alat berat milik Rusmin itu, Bang. Dia pemain lama juga. Lokasinya berdampingan dengan lokasi Jayak di Blok 9 Sungai Benuang C1. Tanah yang digarap itu milik Sino, warga Dusun 5,” kata seorang warga yang ditemui media ini, Selasa (18/11/25)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga juga menyebut bahwa beberapa nama yang dikenal sebagai pemain PETI lama justru terlihat aman dan tak pernah tersentuh razia aparat. Padahal, menurut keterangan warga, aktivitas mereka masih berjalan dan merusak lingkungan setempat.

BACA JUGA :  Polres Merangin Amankan Dua Terduga Pelaku PETI di Talang Kawo

“Kami heran, Bang. Nama-nama itu sudah lama dikenal di kalangan pelaku PETI. Tapi setiap ada razia, mereka tidak pernah tersentuh. Selalu saja aman. Publik sekarang bertanya-tanya, siapa sebenarnya ‘orang kuat’ di balik aktivitas PETI di Pamenang Selatan sampai-sampai razia selalu bocor,” ujar warga tersebut.

Aktivitas PETI di Desa Tanjung Benuang memang kembali meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Penggunaan alat berat ekskavator membuat kerusakan lingkungan semakin parah, mulai dari penggundulan lahan hingga kerusakan badan sungai.

BACA JUGA :  “Quo Vadis” UU Perampasan Asset

Warga berharap aparat penegak hukum—mulai dari Polsek Pamenang, Polres Merangin hingga Polda Jambi—dapat turun tangan secara serius untuk menindak tegas para pelaku PETI yang diduga kebal hukum.

“Kami berharap aparat benar-benar serius. Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran. Karena desa kami sudah jadi sorotan akibat PETI ini,” ujar warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keterlibatan sejumlah nama dalam aktivitas PETI tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

PETI Diduga Milik Toni Beroperasi Siang Malam di Langling, Warga Keluhkan Gangguan Ketenangan
Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis, Kapolres Merangin Komitmen Proses Hukum Kades Renah Alai
Beli Tanah Rp280 Juta, Warga Samarinda Kaget Temukan Patok Orang Lain di Lokasi — Kuasa Hukum Layangkan Somasi
Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan
Masalah Rumah Tangga Berujung Petaka: Misteri Kematian Brigpol EWS dan Kabar Baru yang Mengusik Publik
“Quo Vadis” UU Perampasan Asset
Polres Merangin Bongkar Dugaan Penggelapan Rp10 Miliar di PT KMB, Sejumlah Aset Disita
Polres Merangin Ungkap Curanmor, Satu Pelaku Ditangkap dan Satu Masih DPO
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

PETI Diduga Milik Toni Beroperasi Siang Malam di Langling, Warga Keluhkan Gangguan Ketenangan

Selasa, 15 September 2026 - 18:56 WIB

Kasus Dugaan Pengeroyokan Jurnalis, Kapolres Merangin Komitmen Proses Hukum Kades Renah Alai

Senin, 14 September 2026 - 18:48 WIB

Beli Tanah Rp280 Juta, Warga Samarinda Kaget Temukan Patok Orang Lain di Lokasi — Kuasa Hukum Layangkan Somasi

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan

Sabtu, 12 September 2026 - 22:53 WIB

Masalah Rumah Tangga Berujung Petaka: Misteri Kematian Brigpol EWS dan Kabar Baru yang Mengusik Publik

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/