KPK Resmi Tahan Gus Yaqut, Mantan Ketum Banser dan Menag Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK menahan Gus Yaqut untuk 20 hari pertama

- Publisher

Sabtu, 14 Maret 2026 - 14:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, Jakarta – Mantan Menteri Agama sekaligus mantan Ketua Umum GP Ansor, Gus Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 12 Maret 2026. Penahanan dilakukan terkait dugaan kasus korupsi dalam pengelolaan kuota haji tahun 2023–2024.

FOTO: Kesempatan Bergabung dan Berkarir Menjadi Jurnalis Wartawan di Media Internasional Suara Utama (Dok.Internal)
FOTO: Kesempatan Bergabung dan Berkarir Menjadi Jurnalis Wartawan di Media Internasional Suara Utama (Dok.Internal)

Gus Yaqut ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK dan langsung mengenakan rompi tahanan berwarna oranye. Penyidik menilai telah memiliki cukup bukti untuk menjeratnya sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

BACA JUGA :  PUI-PT CPHI Unud Gelar PERNAS JPHIV 2026, Dorong Layanan HIV Bermutu dan Berkeadilan

Dalam kasus ini, KPK menduga terjadi penyalahgunaan kewenangan terkait pembagian kuota haji tambahan. Kebijakan tersebut diduga mengubah komposisi pembagian kuota sehingga menimbulkan potensi kerugian negara hingga sekitar Rp622 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah penahanan dilakukan, sejumlah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sempat melakukan aksi protes di depan gedung KPK. Situasi sempat memanas sebelum akhirnya massa membubarkan diri setelah mendapat imbauan dari pimpinan organisasi.

KPK menahan Gus Yaqut untuk 20 hari pertama guna kepentingan penyidikan lebih lanjut. Sementara itu, Gus Yaqut menyatakan tidak pernah menerima aliran dana dari kasus yang dituduhkan kepadanya.

BACA JUGA :  Polres Merangin Amankan 10 Orang di ROM Karaoke Sungai Ulak, 8 Positif Tes Urine Narkoba

Penulis : Zhafran Saif Ghazi Al-Amin

Editor : Zahwa Qarira Nazhira

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:21 WIB

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp