SUARA UTAMA, Yogyakarta – Pada hari Selasa September 2026, berkesempatan berkunjung ke Perpustakaan kota Yogyakarta. Perpustakaan yang dikelola Dinas Perpustakaan daan Arsip Daerah Kota Jogjakarta, di Jalan Suroto No 9 Kota Baru Kota Jogjakarta.

Keunggulan awal ketika masuk, ada tulisan besar “Parkir Gratis”. Cara menyambut tamu yang elegan. Langsung memupus pikiran, Jogja darurat parkir, seperti kasus truck Bolosego di Alun Alun Kidul yang dipalak tukang parkir. Di Perpusda Kota Yogjakarta, parkir gratis.
Halaman Perpustakaan Kota Yogja, selain untuk parkir, juga ada angkringan buku. Juga dinamakan angkrimgan kejujuran. Buku buku yang terpajang, boleh dibaca dan dibawa pulang, dg ketentuan dikembalikan. Apakah ada buku yang tidak dikembalikan? “Sampai hari ini, Alhamdulillah tidak ada yang tidak dikembalikan,” demikian ujar petugas keamanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lantai satu disambut resepsionis, yang ramahnya mengalahkan resepsionis hotel. Pengunjung diminta mengisi daftar tamu, online. Tas yang dibawa dimasukkan loker, setelah isi tas yang sekiranya dimanfaatkan di ruang baca dimasukkan tas khusus yang disiapkan.
Ruang baca lantai satu nyaman. Ruang ber ac, tempat suduk dibuat sedemikian rupa, bisa lesehan dengan fasilitas nyaman untuk duduk. Koleksinya bukan hanya untuk pengunjung normal, tapi juga untuk pengunjung tunatnetra, koleksi braille memenuhi satu ruang tersensiri lengkap dengan tempat baca nyaman untuk tina netra.
Ada yang unik di lantai 2, Muhammadiyah yang kantor pusatnya di Yogja mempunyai pojok khusus, Muhammadiyah Corner. Lantai tiga, kumpulan koleksi berbagai bahasa dan berbagai ragam pengetahuan.
Halaman Perpustakaan, bukan hanya untuk parkir kendaraan, tetapi juga untuk tempat baca outdor. Bagi pengunjung yang ingin minum dan makan, ada juga angkringan makanan.
Penulis : Akhmadi Sumaryanto
Editor : Andre Hariyanto
Sumber Berita: Wartawan Suara Utama











