SUARAUTAMA,Dogiyai- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Budpar) Kabupaten Dogiyai menggelar pertemuan internal bersama seluruh kepala bidang, kepala seksi, dan staf dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Kreasi Daerah II Kabupaten Dogiyai. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu (4/11/2026), bertempat di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Tokapo, Kampung Mauwa, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah.
Pertemuan dipimpin oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Natan Naftali Tebai, S.Sos., M.Sos. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda penting dibahas, terutama pembentukan panitia Pekan Kreasi Daerah II serta penyusunan rangkaian kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.
Adapun kegiatan yang direncanakan dalam Pekan Kreasi Daerah II meliputi Lomba Akustik Antar-Gereja se-Kabupaten Dogiyai, Lomba Cerita Rakyat se-Kabupaten Dogiyai, Lomba Rajut Noken bagi Pelajar se-Kabupaten Dogiyai, serta Karnaval Budaya,ujar tebai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain berbagai perlombaan tersebut, kegiatan juga direncanakan mencakup Pameran Noken Anggrek dan Festival Kopi Moanemani. Kedua agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan hasil kerajinan lokal serta potensi unggulan daerah Kabupaten Dogiyai kepada masyarakat luas, jelasnya tebai.
Penyelenggaraan Pekan Kreasi Daerah II diharapkan tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati Hari Noken dan melestarikan warisan budaya, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kreativitas masyarakat, penguatan identitas budaya lokal, serta peningkatan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah.
Melalui kegiatan ini, generasi muda, pelajar, komunitas seni, pelaku usaha, dan para pengrajin lokal diharapkan dapat mengambil bagian dalam menampilkan kemampuan, kreativitas, serta potensi yang dimiliki masyarakat Kabupaten Dogiyai.
Dengan demikian, kekayaan budaya lokal seperti kerajinan Noken Anggrek, cerita rakyat, seni musik, dan kopi Moanemani dapat terus dilestarikan sekaligus dikembangkan sebagai salah satu kekuatan ekonomi kreatif masyarakat.
Pekan Kreasi Daerah II diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat pelestarian budaya, mengembangkan kreativitas generasi muda, dan mempromosikan potensi unggulan Kabupaten Dogiyai.












Komentar
Silakan login untuk berkomentar.