Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand

Kegiatan International FETP Training of Trainers di Bangkok memperkuat jejaring kolaborasi

- Publisher

Minggu, 20 September 2026 - 22:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

FOTO: Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok (Sang Gede Purnama/SUARA UTAMA)

FOTO: Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok (Sang Gede Purnama/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Bangkok – Upaya memperkuat kapasitas tenaga epidemiologi dan mentor di bidang epidemiologi lapangan terus dilakukan. Melalui International Field Epidemiology Training Program (FETP) Training of Trainers (TOT) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, pada 14 sampai 25 September 2026.

FOTO: Redaksi Suara Utama Buka Kesempatan bagi Penulis dan Jurnalis untuk Bergabung (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)
FOTO: Redaksi Suara Utama Buka Kesempatan bagi Penulis dan Jurnalis untuk Bergabung (Andre Hariyanto/SUARA UTAMA)

Kegiatan pelatihan internasional tersebut diikuti oleh sekitar 20 peserta dari enam negara, yakni Thailand, Indonesia, Malaysia, Laos, Myanmar, dan China. Pelatihan menjadi forum pembelajaran dan berbagi pengalaman antarnegara dalam meningkatkan kapasitas fasilitator serta mentor program epidemiologi lapangan.

Indonesia mengirimkan empat orang peserta sebagai perwakilan dari berbagai institusi. Mereka adalah Husni dan Muammar Muslih dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Silvia Novike Arinta dari Dinas Kesehatan Kota Blitar, Sang Gede Purnama dari Universitas Udayana sekaligus sebagai Kabiro kota Denpasar media online nasional Suara Utama

Pelatihan TOT ini dirancang untuk membekali peserta dengan berbagai kompetensi yang dibutuhkan dalam melaksanakan pembelajaran, pendampingan, dan fasilitasi pada program epidemiologi lapangan.

Peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan secara langsung berbagai metode pembelajaran dan teknik fasilitasi.

Sejumlah materi yang diberikan antara lain adult learning, facilitation and mentorship, constructive feedback, scientific communication, leadership and team management, serta epidemiological mentorship. Peserta juga mendapatkan pengalaman mengenai strategi komunikasi ilmiah, penyusunan materi pembelajaran, pemberian umpan balik yang konstruktif, serta teknik membimbing peserta dalam kegiatan epidemiologi lapangan.

Keberagaman peserta dari berbagai negara menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan ini. Melalui diskusi dan praktik bersama, peserta dapat saling bertukar pengalaman mengenai pelaksanaan program epidemiologi lapangan, metode pembelajaran, serta tantangan dalam membangun kapasitas tenaga kesehatan di masing-masing negara.

BACA JUGA :  Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Sang Gede Purnama, peserta dari Universitas Udayana, mengatakan bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat yang besar, khususnya dalam meningkatkan kemampuan menjadi fasilitator dan mentor dalam kegiatan pelatihan epidemiologi.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk melatih kemampuan menjadi fasilitator pelatihan yang baik. Yang menarik, pembelajaran tidak hanya diberikan dalam bentuk teori, tetapi juga melalui praktik langsung,” ujar Sang Gede Purnama dalam keterangannya, Minggu (20/9/2026).

Menurutnya, kesempatan berinteraksi dengan peserta dari berbagai negara juga memberikan pengalaman berharga. Perbedaan pengalaman dan konteks kesehatan di masing-masing negara menjadi bahan pembelajaran yang dapat memperkaya perspektif peserta.

“Kami tidak hanya belajar mengenai metode fasilitasi dan pembelajaran, tetapi juga mendapatkan berbagai pengalaman dari negara lain. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk saling belajar dan melihat bagaimana pendekatan epidemiologi lapangan dikembangkan di berbagai negara,” tambahnya.

BACA JUGA :  Pengurus RAPI 05 Prabumulih Resmi Dilantik, Herwan Widodo Jadi Ketua

Keikutsertaan Universitas Udayana dalam kegiatan internasional ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang epidemiologi dan kesehatan masyarakat, khususnya dalam aspek pendidikan, pelatihan, mentoring, dan komunikasi ilmiah.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam lingkungan kerja masing-masing, tetapi juga dapat mentransfer kompetensi tersebut kepada tenaga kesehatan dan peserta pelatihan lainnya di tingkat nasional maupun daerah.

Kegiatan International FETP Training of Trainers di Bangkok ini sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi regional dalam pengembangan kapasitas epidemiologi lapangan di kawasan Asia.

Penulis : Sang Gede Purnama

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung
Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Irjen Pol Dekananto Eko Purwono Resmi Ditunjuk Jadi Kapolda Jawa Timur
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 14:37 WIB

Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Berita Terbaru

Berita Utama

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:39 WIB

Chat via WhatsApp