SUARA UTAMA,Merangin– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko menggelar razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri sebagai langkah pencegahan dan pemberantasan peredaran handphone serta narkoba di lingkungan Lapas, Selasa (22/9).
Kegiatan yang dipimpin langsung Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Bangko, Syaikoni, A.Md.IP., S.H., M.H., tersebut turut melibatkan personel Kodim 0420/Sarko, Polres Merangin, dan Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Jambi.
Sebanyak 15 personel Kodim 0420/Sarko, 37 personel Polres Merangin, dan 21 personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jambi diterjunkan dalam kegiatan tersebut.
Meski berlangsung di tengah hujan, seluruh personel tetap melaksanakan razia dengan tertib dan sesuai rencana. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap kamar dan blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, di antaranya besi, korek api, botol kaca, gelas keramik, pisau cutter, serta sejumlah barang lainnya.
Seluruh barang hasil temuan kemudian diamankan untuk dilakukan pendataan dan selanjutnya ditindaklanjuti sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Selain razia, Lapas Bangko juga melaksanakan tes urine terhadap petugas dan WBP sebagai bagian dari upaya pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh petugas dan WBP yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif.
Kalapas Bangko, Syaikoni, menegaskan bahwa kondisi cuaca tidak menjadi penghalang bagi jajaran Lapas Bangko dalam melaksanakan upaya deteksi dini serta pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
“Meskipun kegiatan dilaksanakan dalam kondisi hujan, seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan dengan baik. Ini merupakan bentuk komitmen kami bersama TNI dan Polri untuk menjaga Lapas Bangko tetap aman, tertib, serta bebas dari handphone dan narkoba,” ujar Syaikoni.
Ia menambahkan, sinergi antara Lapas Bangko bersama TNI dan Polri akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Bangko menunjukkan komitmen dalam mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.











