Proyek Sumur Bor APBN di Desa Tanjung Ilir Dipertanyakan, Dikerjakan Kembali Usai Tahun Anggaran Berakhir

- Publisher

Selasa, 6 Januari 2026 - 12:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Pekerjaan pembangunan sumur bor di Desa Tanjung Ilir, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, menuai sorotan. Proyek yang berada di bawah kegiatan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Merangin itu diduga tidak rampung hingga berakhirnya Tahun Anggaran 2025, namun justru kembali dikerjakan pada Januari 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek tersebut merupakan program pemanfaatan dana bantuan pemerintah untuk kegiatan optimasi lahan non rawa atau pembangunan sumur bor. Kegiatan ini tercatat memiliki nilai Surat Perjanjian Kerja (SPK) sebesar Rp114.954.461,25, bersumber dari APBN, dengan pelaksana kegiatan UPKK Gapoktan Sumarjo.

Namun, hasil penelusuran media ini di lapangan mendapati bahwa hingga 31 Desember 2025, pekerjaan sumur bor tersebut belum rampung. Ironisnya, pekerjaan justru terpantau kembali dilanjutkan pada awal Januari 2026, sehingga menimbulkan tanda tanya terkait kepatuhan terhadap aturan pelaksanaan anggaran negara.

Pada 3 Januari 2026, media ini mendatangi langsung lokasi sumur bor yang berada di wilayah kebun Anton, yang diketahui merupakan anak dari Ketua Kelompok Tani, Amri. Saat kunjungan tersebut, sumur bor belum difungsikan dan belum terlihat adanya aliran air dari hasil pengeboran.

Media ini kemudian berupaya mengonfirmasi Anton, baik selaku pekerja di lapangan maupun sebagai pihak yang memiliki keterkaitan dengan ketua kelompok tani. Namun, upaya konfirmasi tersebut tidak membuahkan hasil. Bahkan, nomor WhatsApp media ini diketahui telah diblokir.

Terkait pekerjaan yang tidak tuntas pada akhir tahun anggaran namun dilanjutkan pada tahun berikutnya, media ini mengonfirmasi ke Dinas TPHP Kabupaten Merangin. Kepala Bidang (Kabid) Sugeng, saat ditemui di ruang kerjanya pada 6 Desember 2025, menyampaikan penegasan.

BACA JUGA :  Pekerja dan Manajemen PT Berau Karetindo Lestari, Mencapai puncaknya. Dewan Pengurus Cabang Serikat Buruh Sejahtera Indonesia DPC (SBSI) 1992

Menurut Sugeng, proyek tersebut memang bersumber dari APBN, dan apabila pekerjaan tidak selesai hingga 31 Desember, maka secara aturan tidak boleh dilanjutkan pada tahun berikutnya.

“Kalau memang pekerjaan itu tidak tuntas per 31 Desember dan dilanjutkan pada Januari, maka itu memang salah. Sebetulnya tidak boleh, karena pekerjaan harus selesai di tahun anggaran berjalan,” tegas Sugeng.

Sementara itu, media ini juga mencoba mengonfirmasi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas TPHP Kabupaten Merangin, Mujibur. Namun, yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya sedang berada di Jambi dan belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

Secara regulasi, pekerjaan yang bersumber dari APBN wajib diselesaikan sesuai tahun anggaran yang telah ditetapkan. Mengacu pada ketentuan pengelolaan keuangan negara dan mekanisme pengadaan barang/jasa pemerintah, kegiatan yang melewati batas waktu 31 Desember tanpa adanya adendum resmi atau perpanjangan yang sah dinilai tidak dibenarkan. Pekerjaan yang dilanjutkan di tahun berikutnya berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi keuangan negara.

BACA JUGA :  Lagi, Polisi Temukan 4,3 Kg Sabu di Pulau Ulat Bulu Belitung, Total Temuan Maret Capai Puluhan Kilogram

Ironisnya, berdasarkan pantauan media ini di lapangan, pekerjaan sumur bor tersebut kembali dilanjutkan sekitar 4 atau 5 Januari 2026. Bahkan, pada 6 Januari 2026, pihak kelompok tani diketahui telah mengirimkan video yang memperlihatkan sumur bor sudah mengalirkan air.

Fakta tersebut berbanding terbalik dengan kondisi saat media ini turun langsung ke lokasi pada 3 Januari 2026, di mana sumur bor belum berfungsi dan belum mengeluarkan air sama sekali. Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa pekerjaan dilanjutkan kembali setelah persoalan ini mencuat dan ramai diberitakan sebelumnya.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait guna memperoleh penjelasan resmi serta kejelasan atas dugaan pelanggaran pelaksanaan proyek APBN tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Bapelkum Bitung Tingkatkan Kompetensi ASN Hadapi Tantangan Informasi Digital
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:04 WIB

Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB

FOTO: Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah (Dok. Robinsah/SUARA UTAMA)

Berita Utama

Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:20 WIB