Normalisasi Sungai Desa Rangkang Diduga Pilih Kasih, Kantor Desa Ikut Terseret 

- Penulis

Rabu, 16 Juli 2025 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"data":{"pictureId":"c1d2c9c04a914ef6adb939028da94b3f","appversion":"4.5.0","stickerId":"","filterId":"","infoStickerId":"","imageEffectId":"","playId":"","activityName":"","os":"android","product":"lv","exportType":"image_export","editType":"image_edit","alias":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Warga masyarakat Desa Rangkang kecamatan Kraksaan merasa di rugikan dengan adanya aktivitas proyek normalisasi aliran sungai kurang lebih sepenjang 1200 meter. Pasal nya, di sisi kanan kiri sungai diduga mengenai lahan milik warga mulai dari 4 hingga 6 meter. bahkan pohon dan bambu milik warga ikut di babat tanpa ada ganti rugi. 16/07/2025.

Aneh nya, pemerintah Desa Rangkang diam membisu diduga tidak ada usaha/memperjuangkan hak hak masyarakat yang di rugikan. Sehingga masyarakat merasa terzolimi dengan tindakan oknum yang semena mena. Normalisasi aliran sungai di nilai tidak adil, tidak merata, ada dugaan tebang pilih.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Normalisasi Sungai Desa Rangkang Diduga Pilih Kasih, Kantor Desa Ikut Terseret  Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu warga setempat yang meminta media agar tidak mempublikasikan identitas nya merasa di rugikan dan terzolimi. menurut nya normalisasi selain merugikan masyarakat diduga tidak adil (pilih kasih).

“Normalisasi jelas merugikan kami, Sementara pemerintah Desa Rangkang kami menduga tidak ada usaha untuk memperjuangkan hak hak kami. kami merasa terzolimi dengan tindakan oknum yang membabat tanaman kami. “Jelas nya.

Lebih lanjut, ia memaparkan dugaan ke tidak adilan (pilih kasih) dalam pelebaran di sisi kanan kiri sungai yang di nilai tidak merata bahkan kantor Desa Rangkang ikut menjadi terseret.

BACA JUGA :  Polres Probolinggo Edukasi Santri, Kenalkan Keselamatan Berkendara di Hardiknas. 

“Kami menduga normalisasi ini selain tindakan semena mena juga ada pilih kasih. Jika memang Sempadan sungai 4 meter atau 6 meter. Kenapa kantor Desa Rangkang di biarkan? kenapa tidak di ratakan juga?. Bangunan kantor Desa itu pondasi nya kan persis pinggir sungai, itu kan tidak adil. “Ujar nya.

Oleh karenanya team media mengkonfirmasi kepala Desa Rangkang kecamatan Pajarakan “Hj. Suhartatik” melalui pesan singkat sambungan jejaring sosial whatsap. prihal adanya Normalisasi yang diduga tidak adil (Tebang pilih).

Assalamualaikum wr wb. Ijin klarifikasi nya buk enggi, terkait normalisasi sungai di samping kantor desa rangkang. Yang mana di sisi kanan kiri sungai diduga lahan warga terkena dampak normalisasi dengan lebar kurang lebih 4 hingga 6 meter. Jika selebar 4 hingga 6 meter itu di anggap sempadan sungai, apakah bangunan kantor desa juga tidak masuk ke sempadan sungai?…. Ataukah sudah punya ijin dari SDA provinsi?…. Apakah boleh di bangun secara permanen?…..

Namun, lagi lagi team media tidak mendapatkan jawaban. sama seperti pemberitaan yang telah di terbitkan sebelum nya. team media akan terus menggali informasi terkait Normalisasi yang di duga tidak adil.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Tim Medis IDI Cabang Kota Bogor Kirim Dokter ke Lokasi Bencana di Sibolga
Darurat Banjir Boentuka, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten TTS, Buka Program Bantuan
Oknum Petugas BRI Unit Banyuanyar Menjadi sorotan, Belum Kelar Desa Liprak wetan Kini Melebar Ke Desa Liprak kulon 
Konsumen PDAM Tirta Argapura Geram, Inspektorat kabupaten Probolinggo di minta Untuk Mengaudit 
Pengunjung Gelora SAE Mulai Ramai, PKL Saling Menjaga Kondusifitas dan Ini Harapan Paguyuban 
Perkuat Struktur Organisasi, DMI TTS Gelar Meeting Perdana
Humanitalk Lampung di Rujak Petir: Dompet Dhuafa Lampung Gaungkan Aksi Peduli Bencana Sumatera
Roadshow Peduli Sumatera 2025: Dompet Dhuafa Lampung Gandeng Fathur untuk Gerakkan Solidaritas Anak Muda
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 21:08 WIB

Tim Medis IDI Cabang Kota Bogor Kirim Dokter ke Lokasi Bencana di Sibolga

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:45 WIB

Darurat Banjir Boentuka, Majelis Ulama Indonesia Kabupaten TTS, Buka Program Bantuan

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:54 WIB

Oknum Petugas BRI Unit Banyuanyar Menjadi sorotan, Belum Kelar Desa Liprak wetan Kini Melebar Ke Desa Liprak kulon 

Senin, 8 Desember 2025 - 08:41 WIB

Pengunjung Gelora SAE Mulai Ramai, PKL Saling Menjaga Kondusifitas dan Ini Harapan Paguyuban 

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:00 WIB

Perkuat Struktur Organisasi, DMI TTS Gelar Meeting Perdana

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:02 WIB

Humanitalk Lampung di Rujak Petir: Dompet Dhuafa Lampung Gaungkan Aksi Peduli Bencana Sumatera

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:36 WIB

Roadshow Peduli Sumatera 2025: Dompet Dhuafa Lampung Gandeng Fathur untuk Gerakkan Solidaritas Anak Muda

Minggu, 7 Desember 2025 - 15:56 WIB

Cahaya Hijrah Launching Sanlat Akhir Tahun di Batuputih

Berita Terbaru