Masyarakat resah Harimau terkam warga belum tertangkap

- Publisher

Rabu, 24 September 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null;
brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo:  ;confidence:  ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 33;

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: null; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 0;weatherinfo: null;temperature: 33;

Suara utama, Solok selatan- warga masyarakat jorong sungai rambutan nagari batang lolo persiapan, nagari pakan rabaa tangah kecamatan koto parik gadang di ateh. Sehubungan telah terjadinya korban dari harimau minggu kemaren, terkam 2 warga bapak bersama  anaknya yang berada di kebun karet,niniak mamak tidak tingal diam. Rabu tangal, 24september 2025 mengadakan diskusi di kantor camat,kecamatan koto parik gadang di ateh(KPGD). Yang dihadiri beberapa unsur niniak mamak, camat, kapolsek, walinagari persiapan batang lolo, angota BKSDA sumbar, jorong sungai rambutan.Atas desakan masyarakat melalui ninik mamak, bahwa beberapa hari ini aktifitas dikebun lumpuh total,masyarakat yang sehari-hari bergantung hidup di kebun karet untuk menghidupi keluarganya.Sekarang entah apa yang mau dilakukan,tidak merasanyaman dengan keberadaan harimau yang masih berkeliaran. Karna perangkap Harimau yang di pasang BKSDA sumbar belum membuahkan hasil,  menurut masyarakat inisial A harimau sering kelihatan, dan berpindah2 tempat. Dengan di adakannya diskusi ini apa, langkah kedepan biar masyarakat aman, dan bisa beraktipitas kembali seperti biasa.Salah seorang dari niniak mamak,Andi suriyadi Dt, rajo katik yang mewakili masyarakat mengemukakan bahwa “permintaan dari masyarakat harimau tersebut dapat ditangkap, atau di usir dari perkebunan warga.Karna warga sangat kawatir sekali kalau beraktipitas dikebun, untuk menghindari jangan sampai terulang yang kedua kali”.Karna dari BKSDA sumbar cuma yang hadir anggota penjaga perangkap harimau, Saat dimintai keterangan dari awak media dia tidak bisa menjelaskan secara rinci.

BACA JUGA :  Diduga Kuat Terdapat Oknum, Menggunakan barcode MyPertamina ganda. Untuk Kepentingan Pribadi

Penulis : Nafianto

Editor : Nafianto

Sumber Berita: Wartawan suara utama

Berita Terkait

Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik
Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.
Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri
Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam
Kappung (Dusun) Coci Bangkit Lewat Semangat Jumat Bersih
Safari Jum’at Pj Kades Banua Adolang Perkuat Kerukunan Dan Santuni Lansia
Warga Padangalla Maros Keluhkan Listrik Tak Stabil, Sejumlah Peralatan Elektronik Dilaporkan Rusak
Keluhan Pelanggan Meningkat, Warga Ingatkan Masyarakat Lebih Selektif Memilih Layanan Internet Rumah
Berita ini 133 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polres Gowa Ikuti Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026, Perkuat Profesionalisme dan Akuntabilitas Pelayanan Publik

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:59 WIB

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:03 WIB

Bupati Majene Resmikan Gerakan Indonesia Asri

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Gas 3 Kilo Langka, Rakyat Menjerit, Dinas Terkait Bungkam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:10 WIB

Kappung (Dusun) Coci Bangkit Lewat Semangat Jumat Bersih

Berita Terbaru

Berita Utama

Kebakaran Hutan Meluas, Pemadam Kekurangan Personel.

Minggu, 7 Jun 2026 - 14:59 WIB