Dukungan Wacana Daerah Istimewa Minangkabau Menguat: LKAAM Audiensi dengan DPR RI Arizal Aziz

- Publisher

Jumat, 3 Oktober 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, 3 Oktober 2025 –
Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), Dr. H. Fauzi Bahar (Datuak Nan Sati), melakukan audiensi dengan Anggota DPR RI Arizal Aziz di Senayan, Jakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat wacana pembentukan Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) sebagai bagian dari kebangkitan falsafah Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua LKAAM menyampaikan bahwa aspirasi masyarakat Sumatera Barat terhadap DIM semakin menguat. DIM dinilai bukan sekadar tuntutan politik, tetapi merupakan pengakuan atas nilai budaya dan filosofi Minangkabau yang telah lama hidup dan mengakar.

Anggota DPR RI Arizal Aziz menyatakan dukungannya penuh terhadap gagasan ini. Ia menegaskan bahwa perjuangan DIM memiliki dasar konstitusional sebagaimana diatur dalam UUD 1945 Pasal 18B ayat (1), yang mengakui daerah bersifat khusus atau istimewa.

BACA JUGA :  LSM BAKIN BONGKAR SKANDAL MAFIA TANAH MUARA SINGOAN: KORPORASI SEROBOT LAHAN WARGA, KADES AKUI ‘DOSA’ DI DEPAN JAKSA!

> “Minangkabau bukan hanya etnis, tetapi falsafah hidup. ABS-SBK adalah warisan luhur yang harus kita jaga dan hidupkan. Status daerah istimewa menjadi pintu bagi Minangkabau untuk menguatkan identitas dan kontribusinya bagi bangsa,” ujar Arizal Aziz.

 

LKAAM menegaskan bahwa perjuangan ini bukan untuk kepentingan segelintir pihak, melainkan untuk kepentingan seluruh masyarakat Minangkabau. DIM diharapkan dapat menjadi wadah pelestarian adat, penguatan budaya, serta mendorong pembangunan daerah berbasis kearifan lokal.

BACA JUGA :  Viral Video Diduga Warga Danau Konsumsi Sabu Saat Video Call, Warga Minta Aparat Bertindak

Ke depan, LKAAM bersama wakil rakyat asal Sumbar akan membangun sinergi dengan DPR, DPD, pemerintah pusat, akademisi, tokoh adat, dan generasi muda untuk memperjuangkan DIM agar mendapatkan landasan hukum yang jelas melalui undang-undang.

Tentang LKAAM

Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) adalah organisasi adat tertinggi di Minangkabau yang berperan menjaga, melestarikan, dan memperjuangkan nilai-nilai adat serta falsafah ABS-SBK sebagai dasar kehidupan bermasyarakat di ranah Minang.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana
Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:42 WIB

Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:51 WIB

Seorang Pelajar Angkat Bicara, Pernyataan Oknum Sekda Terindikasi Kontradiktif Berpotensi Sanksi Administratif Bahkan Pidana

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:46 WIB

Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB