BP2DIM Dorong Percepatan Realisasi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (DIM)

- Publisher

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 10:55 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

Padang – Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM) menegaskan komitmennya memperjuangkan perubahan status Provinsi Sumatera Barat menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) sebagaimana diatur dalam UU Nomor 17 Tahun 2022. Perubahan status ini didasarkan pada keistimewaan adat, agama, dan sistem sosial Minangkabau yang telah menjadi identitas dan kekuatan masyarakat Minangkabau di ranah maupun di rantau.

“Daerah Istimewa Minangkabau bukan hanya sekadar status, melainkan upaya mengembalikan marwah Minangkabau sebagai pusat intelektual, adat, dan agama yang berkontribusi besar bagi NKRI,” tegas Prof. Dr. Masri Mansoer, Ketua Umum BP2DIM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengapa Minangkabau Layak Menjadi Daerah Istimewa?

BACA JUGA :  Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi

Minangkabau memiliki sejumlah keunikan yang tidak dimiliki daerah lain, antara lain:

Filosofi Adat Basandi Syarak – Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Sistem masyarakat matrilineal terbesar di dunia.

Pemerintahan Nagari dan pengakuan terhadap tanah ulayat.

Jejak sejarah Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang menjadi penentu eksistensi NKRI.

Peran besar tokoh-tokoh Minang dalam pendirian bangsa, pembangunan nasional, hingga kontribusi internasional.

Keistimewaan dan Manfaat DIM

BP2DIM menilai status istimewa akan membawa sejumlah keunggulan strategis bagi Sumatera Barat, di antaranya:

1. Kewenangan Khusus Mengatur Diri Sendiri → aturan berbasis ABS-SBK, tanah ulayat, pendidikan adat-agama, dan pemerintahan nagari.

2. Perlindungan Hak Tanah Ulayat → payung hukum nasional yang lebih kuat dibanding Perda biasa.

BACA JUGA :  Respons Cepat Bupati Merangin H.M. Syukur, Naqi Cake di Desa Rasau Dapat Dukungan Pemerintah

3. Pendidikan Berbasis ABS-SBK → membentuk karakter generasi unggul, berakhlak, dan kompetitif global.

4. Ekonomi Berbasis Kearifan Lokal → mendukung UMKM, petani, nelayan, perantau, dan wisata budaya.

5. Alokasi Anggaran Khusus dari Pusat → memperkuat pembangunan infrastruktur dan pelestarian adat.

6. Posisi Tawar Politik Lebih Kuat → memperbesar peluang negosiasi dengan pemerintah pusat.

7. Inklusif untuk Semua → tidak hanya untuk masyarakat Minang, tetapi juga menghormati adat dan agama wilayah lain seperti Mentawai.

 

Revitalisasi Peran Minangkabau

Menurut Sekretaris Jenderal BP2DIM, Anton Pratama, perjuangan ini juga menjadi bagian dari revitalisasi kontribusi Minangkabau yang dalam lima dekade terakhir mengalami kemunduran di bidang intelektual, sosial, dan budaya.

BACA JUGA :  Dua Peristiwa Terjadi Dalam 1 Bulan, Warga Berharap Proyek Ruas Jalan Condong -Segaran Tetap Berjalan Sesuai Target 

“Status istimewa ini bukan hanya untuk menjaga warisan, tetapi juga memastikan generasi muda Minang bisa lebih berdaya, berkontribusi, dan bersaing secara global tanpa kehilangan jati dirinya,” ujarnya.

Tentang BP2DIM

Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM) dibentuk dan digerakkan oleh Ninik Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, Akademisi, Pemuda Paga Nagari, serta masyarakat Minang di Ranah dan Rantau. BP2DIM hadir sebagai wadah perjuangan kolektif demi terwujudnya DIM sebagai warisan bagi anak kamanakan dan masa depan bangsa.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Sumber Berita: Humas TIM BP2DIM

Berita Terkait

Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas
BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Muktamar XI Al-Khairiyah di Cilegon Berjalan Lancar, Ini Harapan Al-Khairiyah Tanggamus
Berita ini 180 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Pangkal Pinang Serbu Titik Sampah Liar di Bukit Intan: Soroti Dampak Kesehatan hingga Siapkan Opsi Sanksi Tegas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp