“Puluhan Rumah Terendam, 20 Ekor Babi Hanyut Dibawa Banjir Maukeli”

- Penulis

Senin, 8 September 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir merendam rumah warga di Maukeli-Aetoro, 8 September 2025
Warga Maukeli berusaha menyelamatkan barang-barang mereka setelah banjir merendam rumah pada Senin sore (8/9/2025).

SUARA UTAMA, MAUPONGGO Mauponggo September 2025  Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga sore hari menyebabkan banjir besar melanda wilayah Maukeli-Aetoro dan Pauleka. Sekitar sore hari, air mulai meluap ke pemukiman warga dan merendam puluhan rumah.

Di Maukeli, sedikitnya 20 ekor babi milik warga hanyut terbawa arus banjir. Air setinggi lutut hingga pinggang orang dewasa kini sudah masuk ke dalam rumah, membuat masyarakat panik dan berusaha menyelamatkan barang berharga.

“Ini banjir terparah sepanjang kami tinggal di Maukeli. Air datang tiba-tiba, dan sejak sore sudah masuk ke rumah-rumah warga,” ungkap salah seorang warga dengan nada cemas.

Di Kampung Pauleka, banjir juga mulai memasuki rumah warga pada waktu yang sama. Beberapa keluarga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman untuk menghindari arus deras.

Sementara itu, akses transportasi juga terganggu. Jalan trans Mauponggo Gako tidak bisa dilewati kendaraan akibat pohon tumbang yang menutupi badan jalan. Kondisi ini akan  semakin parah jika hujan terus mengguyur sampai besok pagi.

Hingga berita ini diturunkan, hujan deras masih terus mengguyur wilayah tersebut. Warga khawatir kondisi akan semakin parah jika curah hujan tidak segera berhenti.

Penulis : Severinus Je Raga

Sumber Berita : Suara utama

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi
Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi
Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan
Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir
Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi
Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus
Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata
Berita ini 766 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:53 WIB

Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:50 WIB

Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:11 WIB

Ekskavator PETI Milik Ponidi Porak-porandakan Bukit Bungkul, Warga Menjerit: “Sumur Kami Keruh!”

Berita Terbaru