Anak Jalanan dan Pengemis Bukan Hanya Urusan Wali Kota

- Publisher

Sabtu, 27 September 2025 - 17:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Padang,suarautama.id–

Fenomena maraknya anak jalanan dan pengemis di Kota Padang kembali menjadi sorotan publik. Namun, persoalan ini tidak bisa dibebankan semata-mata kepada pemerintah kota atau seorang wali kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padang sebagai ibu kota provinsi sekaligus pusat aktivitas masyarakat dari berbagai daerah menghadirkan tantangan kompleks. Fakta di lapangan menunjukkan banyak anak jalanan dan pengemis yang bukan warga asli kota ini, melainkan berasal dari luar daerah. Dengan demikian, persoalan ini bersifat lintas wilayah dan memerlukan penanganan kolaboratif.

BACA JUGA :  Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan

Dalam hal ini, pemerintah provinsi perlu berperan sebagai koordinator, sementara pemerintah pusat melalui kementerian terkait serta Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) bertanggung jawab memastikan aspek perlindungan anak berjalan dengan baik. DPRD juga wajib hadir melalui regulasi, anggaran, dan pengawasan yang memadai.

BACA JUGA :  Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia, Lapas Bangko Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Langkah penanganan tidak cukup hanya dengan razia atau penertiban. Diperlukan program jangka panjang, antara lain rehabilitasi sosial, pemberdayaan ekonomi keluarga, serta akses pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi anak-anak.

BACA JUGA :  57 Warga Binaan Rutan Majene Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Yang terpenting, seluruh pihak harus menghentikan budaya saling menyalahkan di ruang publik. Permasalahan ini bukan untuk diperdebatkan, melainkan untuk diselesaikan bersama. Tanpa kolaborasi nyata, anak jalanan dan pengemis akan tetap menjadi wajah buram ibu kota provinsi.

Zulkifli
Ketua Komite Peduli Bencana (KPB) Kota Padang

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/