Tercium Indikasi Dugaan Pungli SDN Klenang Lor l kecamatan Banyuanyar, Pakopak Mengecam

- Publisher

Jumat, 17 Oktober 2025 - 15:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Tercium indikasi dugaan Praktik Pungutan liar (Pungli) melalui paguyuban di lingkup SDN klenang Lor 1 kecamatan Banyuanyar Kabu Probolinggo Jatim. Hal tersebut mendapat Sorotan tajam dari Ketua Pro Jamin Probolinggo yang tergabung di komunitas Pakopak dan membuat nya murka. 17/10/2025.

Pasal nya, praktek tersebut diduga salah satu modus dengan berbagai macam cara untuk menghindari tindak pidana pungutan liar (Pungli). Dugaan tersebut mencuat setelah “Budi Harianto” ketua pro jamin Probolinggo mendapat informasi dari beberapa narasumber yang enggan di publikasikan identitas nya.

“Kami mendapatkan informasi atau aduan dari beberapa orang yang tidak perlu kami sebutkan identitas nya. Ia memaparkan Permendikbud tentang larangan bagi sekolah yang di selenggarakan oleh pemerintah untuk melakukan penarikan iuran dalam bentuk apapun. “ungkap nya.

BACA JUGA :  Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan

Lebih lanjut “Budi Harianto” menjelaskan bahwa, paguyuban tidak boleh menarik iuran wajib di karenakan hal tersebut melanggar aturan utamanya di lingkungan sekolah. Iuran wajib dapat dianggap sebagai pungutan ilegal.

“Sesuai aturan dan undang-undang di larang paguyuban menarik iuran di lingkungan sekolah.dikarenakan iuran tersebut termasuk pungutan yang dilarang. Menurut Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016. Bisa menggalang dana yang bersifat sukarela dan tidak mengikat yang diperbolehkan. yang ini kan jelas mengikat ada kartu bulanan nya serta nominal nya. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Gerebek Rumah di Sambaliung, Satresnarkoba Polres Berau Amankan Dua Pengedar Sabu

Kepala sekolah SDN Klenang Lor l kecamatan Banyuanyar “Rudi Suryawan” Saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap terkait penarikan tersebut. Namun,media tidak mendapat jawaban hingga berita di terbitkan. Memang kepala sekolah sempat menghubungi media melalui sambungan tlpon tidak terjawab, saat media dalam perjalanan.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 
UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 
Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 
HGU Lonsum Berakhir, AMAN Sulsel Fasilitasi Terbentuknya Koalisi Rebut Ruang
Berita ini 273 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:34 WIB

Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/