Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

- Publisher

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SUARA UTAMA, Merangin – Seorang perempuan berinisial YL (27 tahun) melaporkan peristiwa penganiayaan yang dialaminya ke Polres Merangin pada Sabtu, 20 Juni 2026 sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa itu terjadi pada dini hari yang sama, sekira pukul 01.30 WIB di sebuah warung di Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin.

BACA JUGA :  pekerja mengaku bekerja di PT BAR site PT BERAU COAL. mengeluhkan pembayaran upah molorrr.!

Kejadian bermula saat YL sedang bersama pasangannya di warung. Terjadi perselisihan, hingga YL melempar botol plastik kosong. Lemparan meleset dan mengenai piring berisi kecap, sehingga isinya tumpah dan mengenai tubuh salah seorang berinisial IR

Merasa terkena tumpahan tersebut, IR langsung emosi dan mendorong YL. Tindakan itu dibalas oleh YL namun situasi makin memanas saat IR menantang berkelahi serta melakukan kekerasan fisik.

“Dia mendorong saya, saya balas dorong. Tapi tiba-tiba dia memukul wajah saya, menarik rambut, dan mencakar tubuh. Untung ada warga yang melerai. Saya lapor ke polisi agar kasus ini ditindaklanjuti sesuai hukum, tidak dibiarkan begitu saja,” tegas YL.

BACA JUGA :  Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Desa Gading Kulon, Diduga Merugikan Negara, Masyarakat dan Ahli Waris Hingga Ratusan Juta Rupiah 

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah menerima laporan tersebut dan tengah melakukan pemeriksaan awal, mengumpulkan keterangan saksi serta bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 719 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand