Guru, Siswa, dan Budaya Bertanya

Kamis, 6 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi: Guru, Siswa, dan Budaya Bertanya. Suarautama.id

Ilustrasi: Guru, Siswa, dan Budaya Bertanya. Suarautama.id

SUARA UTAMA- Sejak dahulu, manusia bertanya tentang alam semesta, kehidupan, dan hakikat dirinya. Dari pertanyaan-pertanyaan inilah lahir berbagai cabang ilmu pengetahuan, dari filsafat hingga fisika, dari biologi hingga sosiologi.

Kemampuan bertanya bukan sekadar keterampilan dasar, tetapi kunci utama dalam proses belajar yang dinamis dan bermakna.

Dalam dunia pendidikan, pertanyaan bukan sekadar alat untuk menguji pemahaman siswa, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, berpikir kritis, dan kreativitas.

Tugas seorang pendidik bukan hanya memberikan jawaban, tetapi juga mengajarkan bagaimana menemukan pertanyaan yang tepat.

Mengapa Bertanya Itu Penting?

Kemampuan bertanya adalah pembeda utama antara manusia dan makhluk lainnya. Manusia tidak hanya menerima realitas begitu saja, tetapi juga berusaha memahami dan menjelaskannya.

Albert Einstein pernah berkata, “The important thing is not to stop questioning.” Artinya, kemajuan ilmu dan peradaban selalu diawali dengan keberanian untuk bertanya.

Lebih dari sekadar mencari jawaban, bertanya juga melatih siswa untuk mempertanyakan kembali apa yang mereka ketahui.

Ilmu bersifat dinamis dan selalu terbuka terhadap revisi. Dengan membiasakan bertanya, siswa tidak akan terjebak dalam pola pikir dogmatis, tetapi belajar untuk mengevaluasi informasi secara kritis sebelum menerimanya sebagai kebenaran.

Membangun Budaya Bertanya di Kelas

Sayangnya, dalam praktiknya, banyak siswa enggan bertanya di kelas. Mereka khawatir dianggap tidak pintar atau tidak ingin keluar dari zona nyaman.

Ini menjadi tantangan besar bagi para guru: bagaimana menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendorong siswa untuk aktif bertanya?

Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan:
1. Ciptakan Lingkungan yang Mendukung

Berikan penghargaan terhadap pertanyaan, bukan hanya jawaban yang benar.

Hindari reaksi negatif terhadap pertanyaan yang sederhana atau dianggap “sepele.”

2. Gunakan Metode Pembelajaran Berbasis Inkuiri

Dorong siswa untuk mencari jawaban melalui riset dan eksplorasi.

Terapkan model pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) yang memungkinkan siswa menemukan solusi atas masalah nyata.

BACA JUGA :  KKG PAI SD Sumbawa Barat Gelar Lokakarya Penyusunan Perangkat Pembelajaran Kurikulum Merdeka

3. Latih Berpikir Kritis melalui Diskusi

Gunakan teknik debat dan diskusi kelompok untuk memantik pertanyaan.

Minta siswa mempertanyakan sumber informasi dan membandingkan berbagai perspektif sebelum menarik kesimpulan.

4. Ajarkan Cara Bertanya yang Baik

Gunakan metode Question Formulation Technique (QFT) untuk melatih siswa menyusun pertanyaan yang lebih mendalam.
Bedakan antara pertanyaan faktual (apa, siapa, kapan) dan pertanyaan analitis (mengapa, bagaimana, seberapa besar dampaknya).

Ilmu dan Pencarian Jawaban yang Lebih Dalam

Seorang guru yang baik bukanlah yang selalu memiliki jawaban, tetapi yang mampu mengarahkan siswanya menemukan jawaban sendiri.

Pendidikan yang baik tidak hanya menanamkan fakta, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan berpikir yang akan mereka gunakan sepanjang hidup.

Dengan bertanya, kita memulai perjalanan menuju pemahaman. Dengan mempertanyakan, kita memastikan bahwa pemahaman tersebut terus berkembang.

Dengan mencari jawaban yang lebih dalam, kita tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga membangun kesadaran akan makna belajar itu sendiri.

Kesimpulan
Belajar bukan hanya kewajiban akademik, tetapi perjalanan untuk memahami dunia dan peran kita di dalamnya.

Guru memiliki peran penting dalam menumbuhkan kebiasaan bertanya pada siswa.

Ketika siswa berani bertanya, mereka tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga melatih keberanian berpikir mandiri dan inovatif.

Sebagai pendidik, mari kita terus mendorong siswa untuk bertanya, mempertanyakan, dan mencari jawaban yang lebih dalam.

Dengan begitu, kita tidak hanya mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang mampu berpikir kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Referensi:
1. Harvard Graduate School of Education. Encouraging Inquiry-Based Learning in the Classroom.
2. Rothstein, Dan & Santana, Luz. Make Just One Change: Teach Students to Ask Their Own Questions.
3. Einstein, Albert. The Important Thing is Not to Stop Questioning.

Penulis : Saman; Kepala SDN 1 Bumi Dipasena Mulya, Rawajitu Timur, Lampung

Editor : Nafian Faiz

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW
Isi artikel tidak mewakili media online Suara Utama.id

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16

Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru