Batu bara global kembali menunjukkan taringnya. Batu bara kalori rendah bahkan menyentuh kisaran CNY 563–568 per ton.

- Publisher

Senin, 4 Mei 2026 - 10:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA, BERAU.-Harga batu bara global kembali menunjukkan taringnya. Dalam perdagangan Rabu (23/4/2026), harga kontrak Mei melonjak ke level US$127,75 per ton, naik 3,23 persen dan memperpanjang tren penguatan hingga 6,1 persen dalam dua hari terakhir.

‎

‎Data dari Refinitiv menunjukkan, lonjakan ini tak terjadi tanpa sebab. Salah satu pemicu utama datang dari naiknya harga minyak dunia, khususnya jenis Brent Crude Oil yang kembali menembus US$100 per barel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎

‎Kenaikan harga minyak dipicu ketegangan geopolitik setelah Iran menahan dua kapal di Selat Hormuz. Kondisi ini berdampak langsung ke pasar energi global, termasuk batu bara yang kerap menjadi substitusi minyak.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kalapas Bangko Syaikoni Sambangi Kejari Merangin

‎

‎Tak hanya faktor geopolitik, dorongan permintaan juga datang dari Asia. India, salah satu konsumen batu bara terbesar dunia, berencana meningkatkan produksi hingga 20–25 juta ton dari tambang yang sudah beroperasi.

‎

‎Menteri Negara Urusan Batu Bara dan Pertambangan India, Dasari Narayana Rao, menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi menghadapi lonjakan kebutuhan energi, terutama dari sektor listrik dan industri besi spons.

‎

‎“Saya akan bertemu menteri lingkungan hidup untuk membahas peningkatan produksi batu bara guna memenuhi permintaan jangka pendek,” ujarnya.

‎

‎Lonjakan konsumsi juga terlihat di sektor industri. Sekitar 120 pabrik besi spons di India disebut mengonsumsi hingga 11 juta ton batu bara per tahun.

BACA JUGA :  Bapelkum Bitung Ikuti Penguatan Kapasitas HAM untuk Dorong Pelayanan Publik Inklusif

‎

‎Sementara itu, dari Amerika Serikat, dua pembangkit listrik tenaga batu bara di Pennsylvania Conemaugh dan Keystone berpotensi memperpanjang masa operasional hingga 2032. Keputusan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas pasokan listrik regional dengan kapasitas gabungan mencapai 3.400 megawatt.

‎

‎Di sisi lain, pasar China juga ikut memanaskan harga. Permintaan batu bara impor, baik kalori rendah maupun tinggi, meningkat tajam seiring pemulihan konsumsi energi dan menipisnya stok.

‎

‎Pasokan dari Indonesia yang terbatas menjadi faktor tambahan. Sebagian besar pengiriman Mei sudah terserap pasar, sementara stok yang dimiliki trader di China berada di level rendah.

BACA JUGA :  Tenaga Ahli DPRD Merangin Jadi Sorotan, Tiga Nama Muncul: Isnedi Buka Suara

‎

‎Akibatnya, utilitas listrik di China mulai agresif melakukan tender untuk pengiriman Mei hingga Juni. Harga batu bara kalori rendah bahkan menyentuh kisaran CNY 563–568 per ton, sementara batu bara kalori tinggi semakin langka di pasar.

‎

‎Kondisi ini membuat pasar batu bara global berada dalam tekanan permintaan tinggi dengan pasokan terbatas kombinasi yang hampir pasti mendorong harga terus merangkak naik.

‎

‎Analis menilai, selama faktor geopolitik, permintaan Asia, dan keterbatasan pasokan masih berlanjut, harga batu bara berpotensi tetap “panas” dalam waktu dekat.

Penulis : Rudi salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: Wartawan Suara utama

Berita Terkait

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah
Sorotan Tajam! Juhendri Disorot Usai Hadiri Pengukuhan PKB Berseragam PNS
BREAKING NEWS: Kecelakaan Maut di Bedeng Rejo Merangin, Pasangan Suami Istri Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp