Trend Artis di DPR

- Publisher

Senin, 4 November 2024 - 19:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gedung DPR/MPR RI (Sumber : Sekretariat Kabinet)

Foto : Gedung DPR/MPR RI (Sumber : Sekretariat Kabinet)

SUARA UTAMA– Perhelatan pelantikan anggota DPR RI telah selesai sudah, pada tanggal 1/10/2024.  Sekarang para anggota dewan terhormat ini menjalankan tugasnya masing-masing, sesuai pada penempatan komisi yang di tempatinya semuanya berjumlah 11 komisi dengan tugas dan fungsi yang berbeda. Komisi ini berfungsi sebagai alat kelengkapan dewan, secara umum tugas komisi ini adalah : legislasi, anggaran dan pengawasan.

Adapun mitra kerja dalam tugas dan fungsinya pada semua komisi ini adalah dengan pemerintah dan lembaga-lembaga negara lainnya. Selain tugas legislasi, anggaran dan pengawasan, tugas DPR ini mengadakan rapat dengar pendapat  dengan  masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, organisasi masyarakat, kalangan akademisi, para ahli atas permintaan masing-masing  pihak. Baik permintaan komisi atau permintaan dari pihak lainnya.

Keanggotaan DPR  adalah merupakan suatu tugas besar dan maha berat mengingat semua anggota DPR yang ada di 11 komisi ini, mewakili harapan, kepentingan dan aspirasi seluruh rakyat  Indonesia. Semenjak dilantik pada saat itu juga apa yang menjadi tampilan para anggota dewan adalah tampilan pada rakyat yang sesungguhnya yang harus senantiasa dimonitor, diperhatikan, disikapi dengan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari seluruh potret peran, fungsi dan tugasnya. Untuk anggota DPR RI periode 2024-2029 ada wajah-wajah baru artis mantan bintang film, sinetron, musisi maupun komedian yang lolos dan masuk menjadi anggota DPR. Sebut saja Dhani Ahmad Prasetyo ( Ahmad Dani), Once Mekel, Verrel Bramastya, Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Surya Utama (Uya Kuya), Denny Wahyudi ( Denny Cagur), Raden Wulansari (Mulan Jameela), Melly Goeslow, Nafa Urbach dan yang lainnya.

BACA JUGA :  DPRD Se-Kalimantan Ikuti Bimtek PKS di Jakarta, Perkuat Sinergi Legislatif demi Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Tentunya bukan merupakan hal baru bagi artis-artis yang pernah masuk anggota dewan sebelumnya. Namun bagi  artis wajah baru yang tampil setidaknya mereka akan mempertaruhkan nama popularitasnya, seluruh potensi, kemampuan dan kepiawaiannya sebagai anggota dewan yang berkualitas baik sesama artis maupun dengan anggota DPR lainnya dari kalangan umum yang menjadi wakil rakyat dalam  memperjuangkan seluruh hak-hak rakyat Indonesia.

Dikenal Publik

Lolosnya artis-artis menjadi anggota DPR merupakan trend meningkat beberapa tahun terakhir ini, mereka mempunyai jumlah penggemar yang cukup besar karena keartisannya selama ini, keartisan ini menjadi daya tarik suara pemilih yang lebih besar terutama dari masyarakat umum.

Sebagian masyarakat terutama generasi muda lebih tertarik dan tinggi tingkat kesukaannya pada  artis yang sering tampil di media, terutama generasi milaneal, Gen Z sehingga mereka berharap para artis ini dapat menjadi contoh atau panutan yang baik bagi masyarakat. Selain itu para artis ini merasa terpanggil untuk memberikan sesuatu yang bernilai dan berkontribusi besar bagi masyarakat  dalam jalur politik.

Secara legalitas formal untuk menjadi anggota DPR dijamin dan diatur oleh UUD 1945 pasal 27 persamaan kedudukan warga negara atas hak  pekerjaan dan penghidupan yang layak, persamaan hak didalam hukum.  Terkait anggota DPR diperkuat dengan Perppu no 1 tahun 2022 (pengganti UU no 7 tahun 2017 tentang Pemilu) masing-masing pasal 173 ayat 1, 2, 2a dan ayat 3 tentang peserta pemilu dan bakal calon pada anggota DPR, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota.

BACA JUGA :  Bupati Berau Hj. Sri Juniarsih Mas, M.Pd. Melakukan Inspeksi Mendadak Ke Bangunan Rumah Sakit Baru, RSUD Tanjung Redeb

Persoalan yang Mungkin Muncul

Minimnya pengalaman dalam bidang politik bagi artis-artis yang baru masuk ke parlemen ini, akan menganggu sistem  fungsi kerja komisi yang seharusnya berjalan, terutama kinerja mereka sebagai anggota dewan. Suatu saat ada demo dari masyarakat terkait dengan isu-isu tertentu dan diadakan rapat dengar pendapat umum, secara kompetensi politik apakah para artis ini siap menghadapi dialog dan diskusi, senada dengan pendapat Andrew Heywood (2013) Demokrasi hanya akan efektif jika, warganegara yang berpartisipasi dan pemimpin yang dipilih mempunyai kompetensi dan akuntabilitas.

Keterkenalan beberapa artis dan pengaruhnya, akan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk dijadikan politic influencer untuk kepentingan kelompok tertentu dengan beberapa pertimbangan tertentu. Firdan Haslih (Remotivi 2024)  politic influencer memiliki beberapa kombinasi  atribut yang mentereng, seperti atribut yang berkaitan dengan kredibilitas, keahlian, antusiasme, jaringan yang mampu mempengaruhi banyak orang. Status yang melekat sebagai artis setidaknya masih terbawa ketika sang artis menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR, akan terjadi benturan nilai prinsip hidup ketika sang artis akan ikut memutuskan suatu keputusan secara kolektif dalam komisinya.

Hubungan yang dijalin dengan para konstituennya dilakukan pada saat masa reses, Padahal hubungan baik yang diharapkan oleh konstituen adalah hubungan yang alamiah diluar tugas-tugasnya sebagai anggota dewan, sehingga meningkatkan ikatan batin yang saling memahami dan menguatkan diantara satu dengan yang lainnya.

BACA JUGA :  Air Laut Surut Mendadak Dan naik/ pasang, secara cepat tidak seperti biasa. Usai Gempa, Warga Pesisir Berau Panik.

Basis Kinerja Bukan Popularitas

Saatnya sekarang para artis anggota DPR ini melepas atribut keartisannya. Tugas-tugas nyata yang berkaitan kepentingan rakyat sudah menunggu kehadirannya. Niat, maksud dan tujuan semuanya diprioritaskan untuk rakyat, bukan saatnya lagi tampil ada dalam keberadaannya sebagai artis tapi ada sebagai suara rakyat yang membutuhkan banyak perubahan ke arah yang lebih baik.

Buatlah seluruh produk legislasi yang memihak rakyat, atas dasar suara-suara rakyat. Ajukan anggaran-anggaran yang realistis dan tidak menghabiskan anggaran negara. Adakan pengawasan yang sistematis, baik dan terukur untuk memonitor kinerja pemerintah. Bukalah selalu ruang dialog dengan siapapun termasuk rakyat kecil yang ingin menyampaikan suaranya secara langsung. Datangi rakyat konstituen pemilihnya dalam waktu luang tanpa terbatas dengan jadwal resmi lembaga. Tidak menunggu suatu persoalan baru muncul baru aksi,  namun senantiasa proaktif atas persoalan-persoalan rakyat.

Diruang terhormat parlemen inilah  sudah saatnya para artis yang menjadi anggota DPR memperlihatkan kapasitas, kualitas, keahliannya berdasarkan tupoksi masing-masing komisi yang menaunginya. Jangan lelah ketika bicara rakyat, rakyat akan simpati dan mendukung ketika kinerja yang dilakukan oleh para artis DPR ini ikhlas semata-mata demi rakyat dan terbukti nyata.

 

 

 

 

 

 

 

Penulis : Agus Budiana

Editor : Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Meriaaah!!!, Carnaval Budaya Nusantara Yayasan Karomatul Hasan Tegalwatu Gandeng Pemerintah Kecamatan Tiris 
Berita ini 501 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

Senin, 22 Juni 2026 - 12:17 WIB

Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama

Senin, 22 Juni 2026 - 10:45 WIB

Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB