Warung Seblak Murce: Kuliner Kaldu Khas Masyarakat di Desa Sungai Meriam

- Publisher

Jumat, 27 September 2024 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kunjungan Suarautamakaktim Warung Seblak Mas Nafis, bertepatan di Jalan Al-Hikmah, RT. 02, Desa Sungai Meriam, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Jumat, 27 September 2024.

Foto: Kunjungan Suarautamakaktim Warung Seblak Mas Nafis, bertepatan di Jalan Al-Hikmah, RT. 02, Desa Sungai Meriam, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Jumat, 27 September 2024.

Suarautama, ANGGANA – Sajian istimewa seblak kini menjadi perbincangan oleh masyarakat dengan suguhan rasa pedas, gurih, asin yang membuat hidangan ini hangat di cuaca dingin, terutama bertepatan di Jalan Al-Hikmah, RT. 02, Desa Sungai Meriam, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Jumat, 27 September 2024.

Masyarakat yang mengunjungi Warung Seblak Mas Nafis berasal dari kalangan ibu-ibu, bapak-bapak, maupun anak remaja. Bahkan, masyarakat luar pun datang atau hadir di Warung Seblak Murce.

Foto: Kunjungan Suarautamakaktim Warung Seblak Murce, bertepatan di Jalan Al-Hikmah, RT. 02, Desa Sungai Meriam, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Jumat, 27 September 2024.

Selain itu, warung seblak ini juga terletak di belakang sekolah menengah atas Aliyah, yang mengakibatkan anak-anak dari lingkungan sekolah turut hadir di area lokasi.

“Untuk penjualan saat ini, ramai dikunjungi terutama oleh kalangan anak-anak muda yang suka dengan kuliner seperti ini. Masyarakat tinggal memilih menu sesuai selera,” kata Nafis, pemilik warung seblak (26/09/2024).

Mengenai jam operasional, Nafis membuka warungnya dari pagi hingga sore hari tergantung pada situasi dan ketersediaan bahan pokok. Kadang kala, warung buka hingga melewati waktu sore hari.

BACA JUGA :  Kritik menghantam Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Rp75 miliar untuk pengadaan, Kendaraan khusus. Sementara jalan dari Rantau Pulung ke Sangatta. gang-gang di pusat kota masih kupak-kapik

Bahan-bahan yang tersedia antara lain sosis, sayuran, saus sambal, serta kaldu khas dan bahan pokok seblak lainnya yang membuat masyarakat tergoda oleh cita rasanya.

Foto: Kunjungan Suarautamakaktim Warung Seblak Murce, bertepatan di Jalan Al-Hikmah, RT. 02, Desa Sungai Meriam, Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (Kaltim), pada Jumat, 27 September 2024.

Untuk dari hidangannya, masyarakat di serahkan memilih dengan sendiri  sesuai kehendak dan hati maupun bentuk sajiannya ialah prasmanan.

Selain penyajian seblak, Nafis juga menyediakan beberapa camilan kecil serta berbagai menu minuman aneka rasa sesuai minat pengunjung di wilayah sekitar.

Harga seblak cukup terjangkau, kurang dari sepuluh ribu rupiah saja, pengunjung sudah bisa menikmati aneka cita rasa kuah yang terkandung di dalam sajian seblak.

BACA JUGA :  Konflik ini memuncak dalam pertemuan di Kantor Camat Teluk Bayur. Masjid yang lama saja berukuran 16×16 meter, Mengapa sekarang membantu bertambah kecil.

“Masyarakat di sekitar sini cukup menyukai kuliner seperti ini. Dulu, warung ini merupakan kantin dari sekolah yang ada di depan, dan setelah kantin tersebut tutup, saya membuka warung ini. Sekarang, banyak pengunjung yang antre,” ungkapnya.

Warung Seblak Murce kini menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh masyarakat sekitar maupun masyarakat luar. Warung ini juga dikenal sebagai warung seblak pertama yang berdiri di Kecamatan Anggana.

Penulis : Gusti Restu

Sumber Berita: Jurnalis suarautamakaltim

Berita Terkait

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack
Lebih Parah dari Dugaan: Selain Pinjaman Miliaran, Tabungan Rp20 Juta Nasabah Mandiri Pamenang Juga Raib; Pimpinan Masih Bungkam
Polres Bitung Perkuat Soliditas Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat
Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli
Warga Pamait Hilang, Ditemukan Tewas di Dasar Danau Malawen, diduga Perahu Karam
Wartawan SUARA UTAMA Harus Berilmu dan Beretika
Gerebek Rumah di Sambaliung, Satresnarkoba Polres Berau Amankan Dua Pengedar Sabu
KKT Gelar Drill ISPS Code Triwulan II 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Keamanan Fasilitas Pelabuhan
Berita ini 881 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 08:50 WIB

Dosen PBA UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru Desa Muktiwari melalui Pembelajaran Digital Berbasis StudyStack

Senin, 29 Juni 2026 - 20:30 WIB

Lebih Parah dari Dugaan: Selain Pinjaman Miliaran, Tabungan Rp20 Juta Nasabah Mandiri Pamenang Juga Raib; Pimpinan Masih Bungkam

Senin, 29 Juni 2026 - 15:04 WIB

Polres Bitung Perkuat Soliditas Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Tekankan Pengabdian untuk Masyarakat

Senin, 29 Juni 2026 - 13:38 WIB

Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:20 WIB

Warga Pamait Hilang, Ditemukan Tewas di Dasar Danau Malawen, diduga Perahu Karam

Berita Terbaru

Khazanah

Pangeran Makassar yang Melawan Inggris di Sri Lanka

Selasa, 30 Jun 2026 - 06:00 WIB