Warga Pamait Hilang, Ditemukan Tewas di Dasar Danau Malawen, diduga Perahu Karam

- Publisher

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tim gabungan dan warga Pamait, di Danau Malawen, pencarian korban tenggelam Mubin (57). Minggu, 28/06/2026.
Ahmad Arbani/ Wartawan Suara Utama


SUARA UTAMA– Buntok – Mubin (57), warga Desa Pamait, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, ditemukan meninggal dunia di Danau Malawen, Desa Sababilah, Minggu, 28/6/2026 pukul 13.00 WIB. Diduga perahu yang digunakan karam.

Korban hilang sejak Sabtu, 27/6/2026. Ia berangkat sekitar pukul 07.00 WIB  bermaksud mencari kayu dengan melintasi Danau Malawen. Biasanya pulang pukul 14.00 WIB, namun kemarin, hingga pukul 16.00 WIB belum kembali ke rumah.

“Istri korban, Jalidah, curiga dan meminta warga menyusul. Di lokasi, warga hanya menemukan `salupa` milik Mubin berisi rokok dan korek yang mengapung. Perahu korban tidak terlihat. Keluarga menduga korban tenggelam” ungkap kepala desa Pamait, Warni, di posko orang hilang kepada wartawan Suara Utama, Ahmad Arbani, Minggu, 28/06/2026

Laporan warga ditindaklanjuti tim gabungan. Kades Pamait Warni menyebut warga langsung menghubungi pemerintah Barsel untuk bantuan pencarian.

Tim dari Basarnas Kalteng Palangkaraya, BPBD, DAMKAR, PMI, TAGANA, Satpol PP Barsel, dan warga diterjunkan. Korlap Basarnas Palangkaraya Rizali, kepada media ini mengatakan, tiga perahu karet dikerahkan sejak Minggu pukul 09.00 WIB.

Tim lebih dulu menemukan perahu korban di dasar danau dalam kondisi tenggelam, diduga karam. Penemuan ditandai tali perahu yang mengapung. Jasad Mubin kemudian ditemukan sekitar 20 meter dari titik perahu, pada kedalaman 3 meter. Lokasi berjarak 500 meter dari pemukiman.

Selanjutnya, Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Dewan Pers Perkuat Hak Jurnalistik

Penulis : Ahmad Arbani

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

MoU DJKI-Rospatent Jadi Gerbang Baru Ekspansi Inovasi Indonesia ke Pasar Rusia
Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok
Warga Sambaliung Resah, Aktivitas Galian C Diduga Ilegal Milik GWN Dituding Rusak Jalan dan Ancam Keselamatan
Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi
Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN
Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan
Bahasa Banua Terancam Punah, Sekda Berau: Jangan Biarkan Identitas Daerah Hilang
Nyaris di Depan Mata Polsek Bangko: Alat Dompeng Milik ‘LMB’ Bebas Bekerja, Siapa yang Melindungi?  
Berita ini 184 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:30 WIB

MoU DJKI-Rospatent Jadi Gerbang Baru Ekspansi Inovasi Indonesia ke Pasar Rusia

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Senin, 6 Juli 2026 - 19:06 WIB

Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

Senin, 6 Juli 2026 - 10:42 WIB

Kekosongan Jabatan ASN Di Barsel Diisi PLT, Tunggu Restu BKN

Senin, 6 Juli 2026 - 08:07 WIB

Pemimpin Dan Segenap Jajaran Redaksi SUARA UTAMA mengucapkan

Berita Terbaru

Foto : Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Sampah, disisi Gang Tajuk dan Termbok kantor Pemkab Barito Selatan. Selasa (07/07/2026). Ahmad Arbani /Wartawan Suara Utama

Berita Utama

Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Rabu, 8 Jul 2026 - 11:26 WIB

Nasional

Menkum Dorong Reformasi Royalti Global di Forum WIPO

Selasa, 7 Jul 2026 - 19:28 WIB