Tragis! Tiga Bocah Tewas Tenggelam di Bekas Tambang Galian C Maros

- Publisher

Minggu, 17 Mei 2026 - 21:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suarautma.id,Maros Tiga bocah ditemukan tewas tenggelam di dua kolam bekas galian C di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (16/5/2026). Korban diduga tenggelam saat mencari kerang dan berenang di lokasi tersebut.

 

Peristiwa pertama terjadi di sebuah kolam bekas tambang yang kini beralih fungsi menjadi tambak ikan. Seorang bocah laki-laki umur 7 tahun dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Video amatir warga memperlihatkan proses pencarian korban berlangsung dramatis. Sejumlah warga turun langsung menyelam di lokasi yang diperkirakan memiliki kedalaman lebih dari tiga meter.

BACA JUGA :  Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers, Kapolres Bitung Ajak Wartawan Hadirkan Pemberitaan Menyejukkan Demi Kamtibmas Kondusif

 

Setelah beberapa saat dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah duka.

 

Tak jauh dari lokasi pertama, warga kembali digegerkan dengan tenggelamnya dua bocah bersaudara di kolam bekas galian C lainnya.

 

Keduanya diduga tenggelam saat mencari kerang. Berdasarkan informasi warga, sang adik 4 tahun terlebih dahulu tenggelam, lalu kakaknya umur 7 tahun mencoba menolong namun ikut tenggelam.

BACA JUGA :  BEMNUS Sulawesi Barat Soroti Rencana Pengangkatan Kembali Nakes PPPK di Mamuju : "Jangan Jadikan Tenaga Kesehatan Korban Kebijakan Anggaran

 

Warga kemudian kembali melakukan pencarian dengan menyelam ke dasar kolam. Kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

 

Saat ditemukan, kedua korban berada dalam posisi berpelukan di dasar kolam.

 

Ketua RT 06 perumahan Griya Maros Indah, Juma’ Rani, mengatakan seluruh korban tenggelam berada di dua lokasi berbeda dengan jarak sekitar setengah kilometer.

 

“Awalnya ada anak-anak berteriak minta tolong temannya tenggelam saat cari kerang. Menurut informasi dari temannya, adiknya tenggelam lalu kakaknya mencoba menolong tetapi ikut tenggelam,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kapolres Bitung Bekali Calon Paskibraka 2026, Tekankan Nasionalisme dan Bijak Bermedia Sosial

 

Ia menyebut warga sempat mengira seluruh korban tenggelam di lokasi yang sama. Namun setelah dilakukan pencarian, ternyata kejadian terjadi di dua kolam berbeda.

 

“Di kolam sebelah juga ada anak berenang dan satu orang tenggelam. Kita sempat bingung karena dikira satu lokasi, ternyata berbeda kolam,” katanya.

 

Seluruh korban diduga tenggelam karena tidak bisa berenang. Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan.

Berita Terkait

Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi
Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan
Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman
Pisah Sambut Kalapas Bangko, Heri Tinggalkan Kesan, Syaikoni Bawa Harapan Baru
Founder Suara Utama Resmikan Reformasi Struktur Manajemen Redaksi Periode 2026 – 2027
Penayangan Film Mencari Jeda Jadi Ruang Apresiasi Karya Cine Vidya 2026
Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes
Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Desa Rasau Gelar Festival Pentas Seni & Pembagian Hadiah
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:48 WIB

Pisah Sambut Kalapas Bangko, Heri Tinggalkan Kesan, Syaikoni Bawa Harapan Baru

Rabu, 19 Agustus 2026 - 23:19 WIB

Founder Suara Utama Resmikan Reformasi Struktur Manajemen Redaksi Periode 2026 – 2027

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/