Nasib Sejumlah Karyawan PT Prima Sarana Gemilang.Kini Pengangguran, Dan Beberapa Lagi Tinggal Menunggu Menjadi Pengangguran.

- Publisher

Senin, 30 Maret 2026 - 11:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

foto ketua serikat bapak rantau
foto ketua serikat bapak rantau (Suara utama-Beru-R’Salam)

 

 

SUARA UTAMA,BERAU-Berujung pada kontrak yang disampaikan DPRD Berau,Sepanjang rapat yang berjalan,Perkara tentang permasalahan kontrak/perpanjang. antara serikat,pemerintah dan menejemen perusahan Pt Prima Sarana Gemilang(PSG),tidak ada titik terang,sejumlah karyawan perusahaan PSG sekarang hanya lontang lantung dan mirisnya rata-rata adalah karyawan/orang lokal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembahasan itu semangkin tidak memiliki titik terang, lantaran ditemukannya fakta bahwa terdapat ketidaksingkronan terhadap data nota pemeriksaan khusus Dinas tenaga kerja(Disnaker) dengan data internal perusahan PSG,yang bagai mana dijelaskan oleh Pengawas ketenagakerjaan kalimantan(kaltim)Wilayah Berau, Sab’an.Bahwa,nota khusus yang diterbitkan awalnya hanya untuk proses peralihan status karyawan dari perjanjian kerja waktu tertentu(PKWT) menjadi surat perjanjian kerja waktu tertentu tidak tertentu(PKWTT),atau karywan tetap.

BACA JUGA :  Excavator Cuncun Keruk Emas di Desa Pulau Baru, “Gajah di Pelupuk Mata” Jangan Tak Terlihat

Menurut informasi data yang dibeberkan menejemen PSG,saat ini terdapat 485 Orang karyawan yang bekerja diperusaan tersebut, dan rinciannya 337  diantaranya,Merupakan karwaan tenaga kerja lokal dari jumblah tersebut, Sebanyak 112 karyawan telah dipermanenkan, dan 22 karywan non-staf diangakat menjadi staf,

BACA JUGA :  Babak Akhir Gugatan Eks Kades Sungai Kapas, Bukti Baru Perkuat Dalil SK Pemberhentian Cacat Hukum

”Tetapi ada beberpa karyawan ,yang tidak ingin disebutkkan namanya” , saya tinggal menghitung hari lagi ,karna saya juga akan di PHK/dihabisin konraknya entah mengapa saya juga tidak tahu, apa karna saya ikut bergabung di salah satu serikat atau bagai mana, ungkapnya..

BACA JUGA :  Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Sampai saat berita ini dinaikkan/upload, dari pihak Pengembangan sumber daya manusia(HRD), yang bertanggung jawap. tidak  ada balasan, Whatsapp,untuk mempertanyakan seberpa banyak yang lagi yang akan di PHK /tidak diperpanjang kotraknya. tetapi sampai saat ini tidak mendapatkan respon ,meninggalkan tanda tanya besar mengenai etika dan trasparasi suatu perusaan dalam menghadapi permasalahan seperti ini.

 

Penulis : Rudi salam

Editor : R'Salam

Sumber Berita: wartawan suara utama

Berita Terkait

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:31 WIB

Bupati Merangin Siapkan Videotron Pertama, Perindah Kota Bangko dan Dorong PAD

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Selasa, 15 September 2026 - 13:05 WIB

Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/